CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.554   25,00   0,14%
  • IDX 6.671   -6,78   -0,10%
  • KOMPAS100 878   1,06   0,12%
  • LQ45 663   -0,85   -0,13%
  • ISSI 234   -0,03   -0,01%
  • IDX30 369   -0,59   -0,16%
  • IDXHIDIV20 457   0,16   0,03%
  • IDX80 100   0,15   0,15%
  • IDXV30 128   0,50   0,39%
  • IDXQ30 118   -0,22   -0,18%

Menteri BUMN setujui Pertamina lepas saham proyek migas dan kilang


Rabu, 18 Juli 2018 / 18:28 WIB
ILUSTRASI. Video Mapping Pertamina Asian Games 2018


Reporter: Febrina Ratna Iskana, Febrina Ratna Iskana | Editor: Handoyo

Persetujuan Menteri BUMN ini memang sejalan dengan rencana Pertamina sebelumnya yang ingin melakukan share down di sejumlah proyek migas terutama di blok-blok terminasi seperti Mahakam dan Tuban. 

Plt Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati yang menyebut, Pertamina memang sedang melakukan proses untuk share down di sejumlah blok-blok migas.

"Dari beberapa WK (Wilayah Kerja) memang ada yang mau kami cari partner untuk share down, proses sedang kami lakukan. Blok mana saja kemudian siapa yang berminat," kata Nicke, Jumat (8/6).

Begitu pula untuk proyek kilang. Sejuah ini Pertamina memang tengah mencari patner untuk proyek RDMP Balikpapan. Maklum saja, biaya untuk investasi proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan saja mencapai US$ 6 miliar.

Sedangkan untuk proyek kilang Cilacap, Pertamina membutuhkan dana investasi paling tidak sebesar US$ 5 miliar untuk tahapan awal. Untuk proyek ini, Pertamina tengah menjalin kerja sama dengan Saudi Aramco.




TERBARU

[X]
×