kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Menteri ESDM: Harga BBM Indonesia bukan yang paling mahal di Asia Tenggara


Senin, 04 Mei 2020 / 13:19 WIB
ILUSTRASI. Menteri ESDM Arifin Tasrif (tengah)


Reporter: Filemon Agung | Editor: Anna Suci Perwitasari

Di saat yang sama, penurunan volume penjualan juga turun. Dia mencontohkan, volume penjualan solar dimana volume rerata normal yang sebesar 41.309 kiloliter (kl) turun 18,7% menjadi 33.584 kl per April 2020.

Volume penjualan bensin juga mengalami penurunan. Per April, volumenya hanya turun 29,8% atau menjadi 65.678 kl. Adapun, penjualan normal berada di kisaran 93.558 kl.

Arifin melanjutkan, kondisi saat ini saja sudah menjadi pukulan bagi badan usaha. Ia memastikan pemerintah mengambil sikap untuk memantau kondisi yang ada saat ini terlebih dahulu sebelum melakukan penyesuaian harga BBM.

"Kami masih memantau kestabilan kurs dan harga minyak. Di sisi lain, Pertamina juga lakukan aksi korporasi dengan pemberian diskon-diskon, juga tetap memikirkan nelayan yang memanfaatkan solar dan LPG," ungkap Arifin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×