kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Menteri ESDM: Harga BBM Indonesia bukan yang paling mahal di Asia Tenggara


Senin, 04 Mei 2020 / 13:19 WIB
ILUSTRASI. Menteri ESDM Arifin Tasrif (tengah)


Reporter: Filemon Agung | Editor: Anna Suci Perwitasari

Di saat yang sama, penurunan volume penjualan juga turun. Dia mencontohkan, volume penjualan solar dimana volume rerata normal yang sebesar 41.309 kiloliter (kl) turun 18,7% menjadi 33.584 kl per April 2020.

Volume penjualan bensin juga mengalami penurunan. Per April, volumenya hanya turun 29,8% atau menjadi 65.678 kl. Adapun, penjualan normal berada di kisaran 93.558 kl.

Arifin melanjutkan, kondisi saat ini saja sudah menjadi pukulan bagi badan usaha. Ia memastikan pemerintah mengambil sikap untuk memantau kondisi yang ada saat ini terlebih dahulu sebelum melakukan penyesuaian harga BBM.

"Kami masih memantau kestabilan kurs dan harga minyak. Di sisi lain, Pertamina juga lakukan aksi korporasi dengan pemberian diskon-diskon, juga tetap memikirkan nelayan yang memanfaatkan solar dan LPG," ungkap Arifin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×