kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45806,19   -5,40   -0.67%
  • EMAS1.055.000 -0,94%
  • RD.SAHAM -0.34%
  • RD.CAMPURAN -0.11%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

Menteri ESDM minta survei seismik 2D PHE Jambi Merang rampung dalam 6 bulan


Selasa, 12 November 2019 / 17:36 WIB
Menteri ESDM minta survei seismik 2D PHE Jambi Merang rampung dalam 6 bulan
ILUSTRASI. Foto udara kilang minyak blok Jambi Merang di Desa Kali Berau, Bayung Lencir, Musi Banyuasin, Sumsel, Sabtu (9/2/2019).

Reporter: Filemon Agung | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif meminta Pertamina Hulu Energi Jambi Merang merampungkan survei seismik 2D wilayah terbuka dalam kurun waktu 6 bulan.

Arifin cukup optimistis target terebut dapat dicapai. "Saya optimistis, saya lihat Pertamina mampu melakukan itu," ungkap Arifin di kawasan Tanjung Priok, Selasa (12/11). Sejatinya, survei seismik 2D oleh PHE Jambi Merang ini ditargetkan rampung dalam setahun.

Baca Juga: PHE Jambi Merang mulai survei seismik 2D wilayah terbuka

Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto mengungkapkan, dengan permintaan pelaksanaan komitmen kerja pasti (KKP) dalam enam bulan maka pada pertengahan 2021 barulah survei selesai.

"Sesudah itu, Pertamina nanti akan lihat, tertarik di mana untuk mendalami lebih jauh untuk ambil wilayah kerja itu. Kemudian yang lainnya ditawarkan kepada KKKS lain," sebut Dwi dalam kesempatan yang sama.

Adapun batas waktu Pertamina dalam memilih wilayah kerja (WK) yang diminati yaitu selama satu tahun. Pemberian waktu setahun oleh SKK Migas mempertimbangkan pengolahan data yang dinilai cukup memakan waktu. Nantinya, Pertamina diberikan kesempatan memilih lebih dari satu WK yang diminati.

"Tidak sekedar memilih, kami akan kejar untuk tindaklanjutnya," tutur Dwi.

Baca Juga: Kontrak gross split WK Corridor diteken, ini harapan Menteri ESDM Arifin Tasrif

Survei seismik 2D oleh PHE Jambi Merang akan melalui 29 cekungan. Sayangnya, Dwi mengungkapkan potensi cekungan tersebut belum bisa dipastikan sembari menanti hasil seismik.

Sementara Arifin menjelaskan, data yang diperoleh melalui survei seismik oleh PHE Jambi Merang diharapkan mampu mendorong investasi. Terlebih, data yang diperoleh dapat ditawarkan kepada KKS lain.

Ia mengharapkan ke depannya KKP survei seismik dapat menerapkan teknologi baru demi mencapai hasil yang lebih optimal. Menanggapi penemuan cadangan yang masih minim di Indonesia, Arifin mengungkapkan hal ini dipengaruhi minimnya upaya eksplorasi yang dilakukan.

"Menyangkut biaya dan aturan-aturannya, (untuk itu) sekarang semua bisa dipersingkat dan dipermudah," terang Arifin mengenai upaya mendorong eksplorasi.

Baca Juga: PHE buka opsi manfaatkan relief well sebagai sumur produksi

Senada, Dwi menjelaskan, demi mendorong eksplorasi pemerintah memberi kewjiban pelaksanaan survei seismik di luar wilayah kerja KKKS. "Mestinya masih banyak untuk KKP setelah Jambi Merang. Kita masih punya US$ 2,5 miliar," jelas Dwi.

Menurut Dwi, banyak wilayah terbuka yang belum dimiliki datanya oleh SKK Migas. Untuk itu, SKK Migas terus mengarahkan KKKS untuk melakukan survei seismik di area terbuka.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×