kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Menteri ESDM: Tugas kami hanya nego saham Freeport


Rabu, 04 Mei 2016 / 15:38 WIB


Reporter: Pratama Guitarra | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menyebutkan, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang akan memegang 10,64% saham divestasi PT Freeport Indonesia.

Menurut Menteri Sudirman, sekarang ini, tugas Kementerian ESDM hanya melakukan negosiasi mengenai harga penawaran yang diberikan oleh Freeport sebelumnya yaitu senilai US$ 1,7 miliar.

"Jadi ujungnya tergantung negoisasi yang akan terus dilakukan, mengenai negoisasi karena yang akan memegang saham adalah Kementerian BUMN, jadi saya tidak di depan, tapi saya di belakang untuk menyediakan data," terang Menteri Sudirman di Kantor Kementerian Menko Perekonomian, Rabu (4/5).

Ia menambahkan, hal keberatan atas penawaran harga divestasi yang ditawarkan oleh Freeport senilai US$ 1,7 miliar merupakan hal yang wajar. Pasalnya, Kementerian ESDM melalui aturan yang sudah ada yaitu Peraturan Menteri ESDM No 27/2013, hitungan divestasi saham berdasarkan biaya pergantian atas investasi atau yang disebut replacement cost.

"Pak Dirjen Minerba (Bambang Gatot Ariyono) menjelaskan apa yang kita sampaikan ke Freeport, dan saya  wajar kalau kita punya metodologi, ya kita sampaikan," tandasnya.

Sebelumnya, hasil perhitungan Kementerian ESDM, harga divestasi saham Freeport senilai US$ 630 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×