kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Menteri Susi minta nelayan jujur ukuran kapal


Jumat, 24 Maret 2017 / 17:09 WIB


Sumber: Antara | Editor: Rizki Caturini

KENDARI. Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Susi Pudjiastuti, meminta para pemilik kapal di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), jujur soal ukuran kapal.

"Saat ini masih banyak pemilik kapal yang bohong, dalam artian tidak melaporkan ukuran kapalnya sesuai dengan kenyataan," kata Susi saat dialog dengan para pemilik kapal nelayan di Kendari, Jumat.

Ia mencontohkan, ada kapal dengan kapasitas 100 GT tetapi hanya tertulis 30 GT guna menghindari pajak. "Hal ini berimbas pada jumlah penerimaan pajak dari sektor kelautan dan perikanan. Sebab, tidak seluruh hasil tangkapan kapal tercatat dan dikenakan pajak," katanya.

Ia menegaskan, pada 1 Juni 2017 pihaknya akan melakukan razia jika ditemukan kapal yang dilaporkan tidak sesuai dengan kenyataannya maka akan disita. KKP akan kerja sama dengan Dinas Perhubungan dalam melakukan penertiban kapal sesuai dengan ukurannya tersebut.

Susi meminta pemilik kapal segera membenahi kelengkapan dokumen kapalnya saat ini sebelum Juni 2017. "Program itu didasarkan pada fakta bahwa banyak kapal penangkap ikan yang berbohong soal ukuran kapal di dalam dokumen resmi," katanya. 

(Suparman)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×