kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Merek lokal masih mendominasi pasar kosmetik


Rabu, 14 Juni 2017 / 22:13 WIB


Reporter: Ramadhani Prihatini | Editor: Hendra Gunawan

 JAKARTA. Di bidang kosmetik, pemilik merek lokal boleh berbangga hati. Pasalnya produk-produk lokal masih menjadi raja di negeri sendiri. Dan sabun pembersih wajah menjadi produk dengan angka penjualan terbesar yang dikonsumsi oleh wanita Indonesia.

Hal tersebut terungkap dari riset oleh Sigma Research. Riset yang diselesaikan pada Mei 2017 itu melibatkan responden dengan usia 15-55 tahun dengan SES A-D diperoleh data bahwa 85% produk perawatan kulit dan 53% untuk kosmetik merek lokal masih mendominasi konsumen Indonesia.

Sedangkan untuk produk pembersih wajah adalah produk yang sering dikonsumsi untuk oleh konsumen dengan angka persentase sebesar 85% selain lipstick dan bedak yang menunjukkan angka 95%.

Nurjannah Andi Lemmung Direktur Sigma Research mengatakan, riset ini di selenggarakan di 11 kota besar di Indonesia yaitu Medan, Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, dan Makassar dengan responden sebanyak 1200 orang. Hasil dari riset ini mempunyai tingkat margin of error sebesar 2,83%.

"Pasar kosmetik Indonesia mempunyai peluang yang cukup bagus dengan ditunjukkannya data dengan persentase untuk produk lokal yang sangat besar. Sehingga peluang untuk menjadi penguasa pasar di negeri sendiri menjadi peluang yang harus dipertahankan," ujarnya, Rabu (14/6).

Dia bilang, peningkatan penggunaan produk perawatan wajah dan kosmetik tidak lepas dari perkembangan zaman yang menuntut peran aktif wanita dalam dunia kerja dan mobilitas yang tinggi. Sehingga tidak heran dalam kurun waktu enam tahun terakhir penjualan kosmetik dan skin care menunjukkan angka yang positif.

Asosiasi Kosmetik Indonesia sendiri memprediksikan pada tahun 2017 ini penjualan kosmetik akan mengalami peningkatan hingga mencapai Rp 30,9 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×