kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.827.000   -10.000   -0,35%
  • USD/IDR 17.016   -1,00   -0,01%
  • IDX 7.107   14,95   0,21%
  • KOMPAS100 980   3,52   0,36%
  • LQ45 721   3,74   0,52%
  • ISSI 252   0,05   0,02%
  • IDX30 392   2,93   0,75%
  • IDXHIDIV20 490   0,68   0,14%
  • IDX80 111   0,42   0,38%
  • IDXV30 136   -0,32   -0,24%
  • IDXQ30 127   0,74   0,58%

Merger dan Akuisisi Global Meningkat 40% pada 2025, Ini Dampaknya ke Pasar Domestik


Rabu, 28 Januari 2026 / 21:18 WIB
Merger dan Akuisisi Global Meningkat 40% pada 2025, Ini Dampaknya ke Pasar Domestik
ILUSTRASI. Merger dan akuisisi (Sascha Steinach/IMAGO via REUTERS)


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Transaksi merger dan akuisisi (M&A) global meningkat signifikan pada 2025, dan diproyeksikan masih tetap bertumbuh pada tahun ini. 

Mengacu riset Global M&A Report yang dirilis oleh Bain & Company, nilai transaksi M&A global meningkat 40% hingga mencapai US$ 4,9 triliun sepanjang 2025.

Adapun survei Bain terhadap sebanyak 300 eksekutif M&A juga memaparkan bahwa hingga 80% responden memproyeksikan aktivitas M&A pada 2026 akan tetap bertahan atau bahkan meningkat.

Baca Juga: Mal Generasi Baru Akan Segera Hadir, Tawarkan Sport & Wellness Center di Rooftop

Ekonom LPEM FEB Universitas Indonesia, Teuku Riefky mencermati bahwa secara umum, meningkatnya aktivitas M&A global tak memiliki dampak yang signifikan terhadap Indonesia. Bagaimanapun, ia menyoroti hal ini dapat membuat pasar global makin terkonsentrasi.

"Dengan begitu, hal ini akan membuat arus investasi makin tertuju pada kawasan tertentu," katanya saat dihubungi Kontan, Rabu (28/1/2026).

Di Indonesia, Riefky melihat dampaknya bisa lebih dirasakan oleh para pelaku usaha di sektor manufaktur. Mengingat, sektor ini memiliki integrasi yang paling besar ke pasar global.

Dus, ke depan, Riefky mengingatkan pasar perlu mengantisipasi risiko persaingan bisnis yang semakin jenuh (saturated). "Hal ini mendorong diperlukannya peningkatan daya saing dari industri domestik," imbuh dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×