kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Merpati berencana restrukturisasi utang Rp 1,98 triliun


Rabu, 06 April 2011 / 19:33 WIB
ILUSTRASI. Sebagian kawasan pegunungan berubah menjadi lahan perkebunan di Kawasan Pegunungan Kebun Kopi, Sulawesi Tengah, Rabu (13/5/2020). Pembukaan lahan dengan membabat hutan berpotensi mengakibatkan longsor serta bencana lainnya serta mengancam keberadaan satwa


Reporter: Amailia Putri Hasniawati |

JAKARTA. Tahun ini PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) berencana merestrukturisasi utang yang totalnya mencapai Rp 1,98 triliun. Separuh utang tersebut merupakan utang kepada pihak swasta yaitu kepada perusahaan penyewaan pesawat (lessor). Sardjono mengatakan, lessor yang dimaksud adalah Jet Scape dan Jet Lease.

Sedangkan separuhnya lagi atau sekitar Rp 945 miliar adalah utangnya kepada sejumlah perusahaan BUMN. Perusahaan BUMN yang dimaksud antara lain Pertamina, PPA, Jasindo, dan Angkasa Pura.

"Kita harapkan utang ke BUMN dikonversi dalam bentuk PMN (penyertaan modal negara)," ucap Direktur Utama MNA Sardjono Jhony Tjitrokusumo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×