kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Sebagian besar pesawat Merpati sudah uzur


Rabu, 16 Maret 2011 / 15:15 WIB
ILUSTRASI. Tenaga medis melakukan Simulasi Kesiapsiagaan Penanganan Virus Corona (Covid-19), di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA), Jalan KH Wahid Hasyim (Kopo), Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (13/3/2020). Simulasi tersebut sebagai langkah kesiapsiagaan Kota B


Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Merpati Nusantara Airlines (MNA) mengakui produktivitasnya menurun lantaran sebagian besar pesawatnya sudah uzur. Direktur Utama MNA Sardjono Jhony Tjitrokusumo mengatakan, akibat pesawat yang sudah tua ini membuat kondisi keuangannya makin memburuk.

Pada tahun 2007 lalu, MNA hanya mengoperasikan sekitar 24 pesawat yang terdiri dari pesawat jet dan Fokker. Sedangkan tahun 2008 menurun menjadi sekitar 23 pesawat lalu pada 2009 menjadi sekitar 16 unit pesawat.

Selain karena tua, penurunan jumlah pesawat ini lantaran kekurangan biaya pemeliharaan. "Dengan pesawat-pesawat yang seperti itu dan kondisi keuangan yang terbatas, performance kami menurun,” ujar Sardjono saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR, Rabu (16/3).

Alhasil, jumlah angkutan penumpang juga merosot. Pada 2007, jumlah penumpang menurun dari 2,9 juta penumpang menjadi 2,8 juta penumpang pada 2008. Lalu pada 2009 menjadi 2,4 juta orang.

Berkurangnya penumpang membuat MNA kian tekor. Pada 2007 lalu, MNA menderita kerugian sebesar Rp 213 miliar. Angka yang sama diderita pada 2008 lalu. Kemudian pada 2009, MNA hanya rugi sebesar Rp 6,6 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×