kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Meski jualan turun, pamor mobil ini masih bersinar


Kamis, 18 April 2013 / 09:04 WIB
ILUSTRASI. Petani merawat tanaman tembakau di perladangan lereng gunung Sindoro Desa Cangal, Candiroto, Temanggung, Jateng, ANTARA FOTO/Anis Efizudin/pras.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Industri otomotif memang menarik untuk diperbincangkan. Selain keandalan mobilnya, topik menarik yang juga pantas dibahas adalah soal penjualan. Kali ini kita simak penjualan Kijang Innova, mobil Multi Purpose Vehicle (MPV) medium yang menjadi andalan Toyota sudah sejak lama.

Pada bulan Maret 2013 lalu, penjualan Kijang Innova tercatat turun, setidaknya ini mengacu pada angka penjualan yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Mobil yang dibanderol mulai Rp 201,75 juta per itu terjual sebanyak 5.093 unit.

Jika dibandingkan dengan kinerja penjualan bulan sebelumnya, penjualan Kijang Innova itu turun sampai 20,9% atau turun dari penjualan bulan Februari sebanyak 6.435 unit. Meski penjualan turun, mobil dengan enam varian ini itu masih bisa mampu mengalahkan kompetitor.

Tengok saja, kinerja penjualan Grand Livina milik Nissan yang tercatat hanya terjual 2.288 unit selama Maret.  Sementara itu, Honda Freed hanya terjual sebesar 1.096 unit. Artinya, penjualan Kijang Innova masih terdepan dibandingkan kompetitor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×