kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.537.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

META: Industri Infrastruktur Masih Prospektif, Optimalisasi Aset Jadi Kunci


Kamis, 16 Juli 2026 / 16:39 WIB
META: Industri Infrastruktur Masih Prospektif, Optimalisasi Aset Jadi Kunci
ILUSTRASI. Nusantara Infrastructure (META) masih optimistis, industri infrastruktur mampu bertumbuh pada paruh kedua 2026 (Dok/META)


Penulis: Chelsea Anastasia, Chelsea Anastasia | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten operator jalan tol PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) mengungkapkan, industri infrastruktur masih mampu bertumbuh pada paruh kedua tahun ini. Di tengah berbagai tantangan, optimalisasi aset dari pelaku usaha dinilai menjadi kunci pertumbuhan.

Head of Corporate Communication & CSR Nusantara Infrastructure Indah D.P. Pertiwi menjelaskan, di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang, aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat diperkirakan tetap menjadi penopang utama permintaan terhadap layanan infrastruktur.

"Khususnya pada sektor jalan tol, seiring meningkatnya aktivitas logistik, perjalanan antar wilayah, serta berkembangnya kawasan industri dan permukiman di sejumlah koridor strategis," katanya kepada Kontan, Kamis (16/7/2026).

Baca Juga: Prabowo: Proyek LNG Abadi Masela Akan Perkuat Ketahanan Energi RI

Seiring dinamika industri yang tak menentu, META memandang pertumbuhan industri ke depan tak ditentukan oleh pembangunan infrastruktur baru. Namun, jika dilihat dari kemampuan operator dalam mengoptimalkan aset yang telah dimiliki melalui peningkatan kualitas layanan, optimalisasi operasional, serta pemanfaatan teknologi digital.

"Upaya tersebut menjadi semakin penting untuk menjaga daya saing sekaligus memberikan nilai tambah bagi pengguna," terangnya.

META bilang, peluang tersebut sebagai momentum untuk melanjutkan pertumbuhan usaha melalui peningkatan kualitas layanan, optimalisasi operasional, dan penguatan basis pendapatan yang berkelanjutan.

Dus, META juga menargetkan pertumbuhan kinerja yang tetap kuat hingga akhir 2026 seiring penguatan seluruh lini bisnis yang dikelola.

"Perusahaan masih menargetkan pertumbuhan kinerja double digit di tahun ini, baik dari sisi pendapatan (top line) maupun laba (bottom line)," kata Indah.

 

Ia menambahkan, pertumbuhan lalu lintas jalan tol, peningkatan efisiensi operasional, pemanfaatan teknologi digital, serta pengembangan proyek diharapkan dapat menjadi pendorong utama pertumbuhan kinerja META pada semester II-2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×