kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Mogok kerja Muara Baru, Menteri Susi tak melunak


Kamis, 13 Oktober 2016 / 12:23 WIB


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tidak akan melunak menghadapi aksi pemogokan pelaku usaha dan nelayan di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta (PPSNZJ), Muara Baru, Jakarta Utara.

Menteri Keluatan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengaku tidak akan berdialog dengan pengusaha yang tergabung dalam Paguyuban Pengusaha Perikanan Muara Baru (P3MB). "Untuk masalah Muara Baru, Perindo sudah benar, dialog untuk apa ," katanya, Rabu (12/10).

Menurutnya, aksi pemogokan ini tidak boleh menganggu rencana Pemerintah untuk mengambangkan PPSNZJ menjadi pelabuhan bertaraf internasional.

Sekadar informasi, saat ini ada sekitar 60 pengusaha perikanan yang tergabung dalam P3MB yang berhenti beroperasi lantaran keberatan dengan keputusan Perum Perikanan Indonesia yang menaikkan tarif sewa lahan dan membatasi masa sewa menjadi maksimal lima tahun.

Sebelumnya, Tachmid WP Ketua P3MB menyebutkan dengan aksi pemogokan ini negara terancam bakal kehilangan devisa sekitar US$ 50 juta dalam sebulan. Bila tidak berubah, aksi mogok ini akan dilakukan selama satu minggu untuk pengusaha perikanan dan satu bulan penuh untuk nelayan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×