Reporter: Hervin Jumar | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat lonjakan signifikan pada layanan Angkutan Motor Gratis (Motis) selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026).
Hingga 5 Januari 2026, KAI telah mengangkut 5.334 unit sepeda motor, melonjak 286% dibandingkan realisasi Motis Nataru 2024/2025 yang hanya 1.868 unit.
Data KAI menunjukkan, secara kumulatif terdapat 5.923 pelanggan yang mendaftar program Motis, dengan total 21.213 penumpang turut melakukan perjalanan.
Kenaikan tajam ini, menegaskan meningkatnya minat masyarakat terhadap transportasi publik berbasis rel sebagai alternatif mudik yang lebih aman dan efisien, sekaligus berkontribusi mengurangi kepadatan lalu lintas jalan raya.
Baca Juga: Astra Infra Catat Sekitar 5,1 Juta Kendaraan Melintas Selama Periode Nataru 2025/2026
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyebut peningkatan tersebut mencerminkan kepercayaan publik terhadap layanan kereta api dan sinergi dengan kebijakan
“Terima kasih kepada seluruh pelanggan dan stakeholder yang telah mempercayakan perjalanan libur akhir tahun kepada KAI. Kami terus memperkuat layanan digital dan operasional agar perjalanan kereta api semakin andal, aman, nyaman, serta mendukung transportasi yang ramah lingkungan,” kata Anne dalam keterangan resmi yang diterima Kontan, Selasa (6/1/2026)
Pada Nataru 2025/2026, layanan Motis dioperasikan melalui dua lintas utama. Lintas Utara melayani rute Kampung Bandan–Pasarsenen–Bekasi–Cirebon Prujakan–Tegal–Pekalongan–Semarang Tawang.
Sementara Lintas Tengah melayani rute Kampung Bandan–Pasarsenen–Bekasi–Cirebon Prujakan–Purwokerto–Kebumen–Kutoarjo–Lempuyangan–Purwosari. Program ini dilaksanakan pada 23 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, dengan masa pendaftaran sejak 1 Desember 2025.
Lebih dari itu, kinerja angkutan penumpang KAI sepanjang masa Angkutan Nataru juga mencatat pertumbuhan solid. Selama periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026, KAI melayani 4.179.095 pelanggan, tumbuh 12,02% dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya.
Dari sisi operasional, KAI mampu menjaga reliabilitas layanan di tengah lonjakan mobilitas. Tingkat ketepatan waktu keberangkatan mencapai 99,68%, sementara ketepatan waktu kedatangan berada di level 96,13%.
Baca Juga: Aspirasi Hidup (ACES) Manfaatkan Ramadan untuk Kerek Penjualan Kuartal I 2026
Ke depannya, KAI menegaskan akan melanjutkan transformasi layanan berbasis teknologi dan peningkatan kinerja operasional guna memperkuat peran kereta api sebagai tulang punggung mobilitas nasional dan pendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Selanjutnya: Kapasitas Data Center RI Melonjak, IDPRO Dorong Percepatan Ekosistem Digital
Menarik Dibaca: 6 Rekomendasi Makanan untuk Mengatasi Hidung Tersumbat saat Flu
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












