kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

MRT akan tambah daya tampung transportasi


Senin, 21 Mei 2018 / 18:46 WIB
MRT akan tambah daya tampung transportasi
ILUSTRASI. Gerbong kereta MRT Jakarta di Depo Lebak Bulus


Reporter: Abdul Basith | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mass Rapid Transit (MRT) akan menambah daya tampung transportasi umum di Jakarta. Hal itu penting untuk membantu mengurai kemacetan. Pasalnya saat ini, daya tampung transportasi umum masih di bawah kebutuhan.

"Daya angkut bus rapid transit (BRT) TransJakarta sekitar 30.000 penumpang per jam," ujar Kepala Badan Pengelola Transportasi Jakarta (BPTJ) Bambang Prihartono kepada Kontan.co.id, Senin (21/5).

Angka tersebut dinilai belum dapat memenuhi kebutuhan transportasi. Ditambah lagi sistem BRT dinilai sulit untuk meningkatkan kapasitas.

Bambang bilang, saat ini terdapat sekitar 5,5 juta perjalanan orang per hari pada sepanjang koridor MRT. Oleh karena itu MRT akan menjadi daya tarik bagi masyarakat.

"Keberadaan MRT akan melengkapi moda BRT yang telah ada," jelas Bambang.

Nantinya MRT akan beroperasi pada dua koridor. Koridor Selatan-Utara (Lebak Bulus-Kampung Bandan) dan koridor Timur-Barat (Cikarang-Balaraja).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×