kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.701   20,00   0,11%
  • IDX 6.480   -54,82   -0,84%
  • KOMPAS100 859   -7,38   -0,85%
  • LQ45 654   -5,50   -0,84%
  • ISSI 224   -1,34   -0,59%
  • IDX30 363   -3,25   -0,89%
  • IDXHIDIV20 453   -5,00   -1,09%
  • IDX80 98   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,28   -1,01%
  • IDXQ30 117   -0,87   -0,74%

MRT Jakarta lelang area komersial tahap kedua


Kamis, 10 Januari 2019 / 15:28 WIB


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT MRT Jakarta mulai pekan ini melakukan lelang commercial area tahap kedua yang meliputi Stasiun Haji Nawi, Blok A dan Sisingamangaraja. Nantinya perusahaan akan menyeleksi peritel yang ingin mengisi tenan tersebut dengan batas waktu sampai 16 Januari 2019 mendatang.

Muhamad Kamaludin, Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta menyampaikan, lelang commercial area tahap I yang terdiri dari Stasiun Dukuh Atas, Bunderan HI dan lainnya sudah full okupansi. Oleh karena itu, pihaknya membuka kesempatan bagi tenan retail untuk mengisi area komersial di stasiun lannya.

“Tahap I sudah selesai itu di Bunderan HI, Dukuh Atas dan lainnya. Sementara yang mengisi harus badan usaha yang berpengalaman di bidang usaha ritel, khususnya sektor F&B, convenience store atau minimarket dan fesyen,” ujarnya kepada kontan.co.id, Kamis (10/1).

Kamaludin melanjutkan, respon peritel cukup bagus untuk mengisi ruang tersebut. Hal itu tercermin dengan penuhnya okupansi untuk lelang tahap pertama. Untuk tahap kedua, ia belum membeberkan berapa harga sewa dan luasan yang ditawarkan, yang jelas semua bergantung dengan kebutuhan gerai masing-masing peritel.

Solihin, Corporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) menambahkan, pihaknya sangat tertarik bisa mengisi ruang komersial tersebut, termasuk untuk tahap kedua ini. Namun ia mengatakan, semua bergantung terhadap pihak MRT Jakarta sebagai pemilik lahan untuk menentukan format gerai yang cocok.

“Kalau dalam konteks itu kan bukan bergantung dari pihak kami tetapi MRT Jakarta, kalau ruko kami bisa milih tetapi ini tergantung mereka. Pihak MRT pasti sudah punya sistem untuk memutuskan titik-titik mana dan peritel mana yang bisa isi,” ujarnya.




TERBARU

[X]
×