kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.584.000   35.000   1,37%
  • USD/IDR 16.801   20,00   0,12%
  • IDX 8.946   12,64   0,14%
  • KOMPAS100 1.232   5,29   0,43%
  • LQ45 869   4,16   0,48%
  • ISSI 324   1,22   0,38%
  • IDX30 443   0,00   0,00%
  • IDXHIDIV20 518   2,23   0,43%
  • IDX80 137   0,63   0,46%
  • IDXV30 145   1,35   0,94%
  • IDXQ30 142   0,44   0,31%

Naik 8%, ASDP Layani 3,4 Juta Penumpang Selama Periode Nataru


Senin, 05 Januari 2026 / 20:30 WIB
Naik 8%, ASDP Layani 3,4 Juta Penumpang Selama Periode Nataru
ILUSTRASI. ASDP (Dok/ASDP)


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT ASDP Indonesia Ferry mencatat sebanyak 3,4 juta penumpang telah dilayani di 15 lintasan pantauan nasional selama periode Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Sepanjang periode tersebut, ASDP menyebut layanan penyeberangan berlangsung lancar, dan terkendali di tengah tingginya mobilitas masyarakat.

Secara kumulatif pada periode H-10 hingga H+10, total penumpang yang menyeberang mencapai 3.445.335 orang, meningkat 8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, total kendaraan tercatat 850.426 unit, atau naik 6,7%, mencerminkan tingginya pergerakan masyarakat sekaligus efektivitas pengelolaan operasional penyeberangan nasional.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan banyak pihak telah berkolaborasi menjaga kelancaran arus berangkat dan balik Nataru. Penyelenggaraan layanan Nataru ini tidak lepas dari dukungan dan kolaborasi yang solid serta terkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Sinergi lintas sektor tersebut memungkinkan pengambilan keputusan yang cepat, pengelolaan arus yang adaptif, serta penanganan dinamika lapangan secara efektif, sehingga layanan penyeberangan dapat berjalan stabil sepanjang periode libur panjang.

Baca Juga: Volume Lalu Lintas Jalan Tol Waskita Capai 1,68 Juta Kendaraan pada Libur Nataru

"Kepatuhan pengguna jasa dalam membeli tiket secara daring melalui Ferizy juga berperan penting dalam menjaga keteraturan layanan,” ujar Heru dalam keterangannya, Senin (5/1).

Sejalan dengan capaian tersebut, Kementerian Perhubungan secara resmi menutup Posko Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 serta melakukan evaluasi bersama para stakeholders. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa penyelenggaraan angkutan Nataru berjalan dengan baik, lancar, dan tidak terdapat gangguan ekstrem yang berdampak signifikan.

Ia menilai Posko Nataru menjadi cerminan kuatnya sinergi antarkementerian dan lembaga, pemerintah daerah, BUMN, operator transportasi, serta seluruh pemangku kepentingan, sekaligus menjadi referensi penting dalam mempersiapkan penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026.

Penguatan layanan tersebut tercermin pada kinerja harian. Berdasarkan data Posko ASDP selama H+10, tercatat 1.000 trip kapal beroperasi di 15 lintasan pantauan nasional dengan realisasi 204.069 penumpang, meningkat 18,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dari sisi kendaraan, realisasi roda dua mencapai 21.478 unit atau naik 65,3%. Kendaraan roda empat tercatat 19.541 unit, tumbuh 4,9%, sedangkan bus mencapai 1.650 unit atau naik 5,4%.

Baca Juga: Laporan Jasa Marga: 509 Ribu Kendaraan Pulang ke Jabodetabek, Naik 19,93%

Sementara itu, truk yang menyeberang tercatat 9.170 unit, turun 10,7%, sejalan dengan pengaturan distribusi logistik selama periode Nataru. Secara keseluruhan, 51.839 unit kendaraan telah menyeberang pada H+10, meningkat 19,3% dibandingkan tahun lalu.

Corporate Secretary ASDP Windy Andale menjelaskan bahwa kenaikan penumpang dan mayoritas segmen kendaraan menunjukkan optimalnya pengelolaan layanan penyeberangan. Ke depan, penguatan berkelanjutan akan difokuskan pada lintasan utama sebagai bagian dari kesiapan menghadapi angkutan Lebaran.

ASDP mengimbau masyarakat untuk membeli tiket sejak jauh hari, mengisi data identitas secara lengkap dan benar, serta datang ke pelabuhan sesuai jadwal. Komitmen menjaga kelancaran dan kualitas layanan akan terus dilakukan, tidak hanya selama Nataru, tetapi sepanjang tahun, guna memastikan konektivitas antarpulau tetap terjaga bagi masyarakat Indonesia.

Selanjutnya: 7 Barang di Ruang Tamu yang Sebaiknya Dijauhkan Jika Punya Hewan Peliharaan

Menarik Dibaca: 7 Barang di Ruang Tamu yang Sebaiknya Dijauhkan Jika Punya Hewan Peliharaan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×