kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Nusantara Energy garap energi di Banyuwangi


Rabu, 01 Juli 2015 / 11:37 WIB


Reporter: Putri Kartika Sinaga | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Nusantara Energy Plant Indonesia akan berinvestasi di kawasan industri Banyuwangi atau Kampe Industrial Estate Banyuwangi. Untuk investasi ini, Nusantara Energy akan merogoh kocek US$ 1,6 miliar.

Nantinya, Nusantara Energy membagi investasi untuk membangun liquefied natural gas (LNG) floating storage regasification unit (FSRU), kilang mini, dan pembangkit listrik. Junaidi Elvis, Presiden Direktur Nusantara Energy bilang, saat ini pihaknya masih dalam proses perizinan proyek. Tapi, rencananya NEPI akan menempati lahan seluas 50 hektare (ha) dari total lahan Kampe Industrial Estate Banyuwangi seluas 2.441 ha.

"Untuk kapasitas pembangkit listrik 1.000 megawatt (MW), tetapi masih kami hitung nanti angka pastinya," terang Junaidi, Selasa (30/6).

Junaidi menambahkan, untuk proyek kilang mini dipersiapkan untuk memproduksi mogas dan avtur berkapasitas 3.000 barel per hari. Sedangkan untuk proyek FSRU dipersiapkan untuk kapasitas 100.000 metrik ton (MT). Bahan baku yang digunakan impor dari Vitol Asia Pte Ltd yang berbasis di Singapura.

Imam Haryono, Direktur Jenderal Pengembangan Perwilayahan Industri, Kementerian Perindustrian menyebut, pihaknya masih mempersiapkan lahan. Maklum, kawasan industri ini belum selesai dibangun. "Kami cek status lahan agar bisa dikelola swasta," jelas Imam.

Sambil menunggu kesiapan lahan, Nusantara Energy mendapatkan persetujuan tax holiday selama 10 tahun dari Badan Koordinasi Penanaman Modal. Jika sesuai rencana, pembangunan proyek energi di Banyuwangi ini rampung selama 36 bulan untuk kapasitas 1.000 MW.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×