Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bisnis pergudangan logistik masih moncer pada awal tahun ini. Salah satu pelaku usaha gudang logistik, PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) meraih okupansi gudang logistik 100% atau sepenuhnya terisi pada kuartal I-2026 ini.
Riset Colliers Indonesia mencatat, tingkat hunian atau okupansi gudang logistik di Jabodetabek mencapai sekitar 95,8% pada kuartal pertama tahun ini, dengan potensi meningkat mendekati 99% pada akhir tahun.
Head of Corporate Finance & Investor Relations BEST Rika Mandasari mengatakan, dari perusahaannya sendiri, tingkat okupansi pergudangan yang disewa mencapai okupansi penuh dengan model sewa jangka menengah hingga panjang, dengan permintaan didorong oleh sejumlah industri strategis.
Baca Juga: Laba Intra Golflink (GOLF) Melonjak 20,6% di Kuartal I, Segini Target Sepanjang 2026
"Permintaan terutama ditopang oleh sektor otomotif, manufaktur, dan mesin," kata Rika kepada Kontan, Kamis (7/5/2026) lalu.
Ia menyebut, tingginya permintaan gudang logistik seiring dengan kebutuhan tenant terhadap lokasi yang strategis dan fasilitas yang siap operasional. BEST mencermati, kesiapan infrastruktur yang makin terintegrasi turut menjadi faktor penting dalam mendukung perkembangan sektor pergudangan logistik.
Selain itu, lokasi strategis juga dinilai menjadi salah satu pertimbangan utama tenant dalam menentukan pusat operasional.
"Kawasan industri MM2100 memiliki akses yang strategis karena dekat dengan jaringan tol utama, termasuk akses JORR 2 KM 72 yang direncanakan beroperasi penuh tahun ini, sehingga mendukung kegiatan logistik dan industri secara lebih optimal," jelas Rika.
Sejalan dengan hal tersebut, BEST optimistis lini bisnis gudang logistik masih prospektif di kuartal II-2026 ini, dengan tingkat okupansi gudang logistik perusahaan yang tetap tinggi. Adapun kebutuhan rantai pasok yang semakin modern dan efisien juga menjadi angin segar bagi perusahaan.
"Kami juga melihat sentimen positif di sektor pergudangan didorong oleh pertumbuhan aktivitas logistik dan distribusi yang masih berlanjut," ujarnya.
Untuk menjawab kebutuhan pasar, BEST juga telah menghadirkan BeFa Industrial Hub sebagai produk gudang multiguna siap pakai. Rika membeberkan, produk ini menyasar pelaku usaha yang membutuhkan kecepatan operasional serta efisiensi, dengan nilai investasi mulai dari sekitar Rp 13 miliar.
Hal ini, menurut Rika, dirancang untuk mendukung kebutuhan ekspansi pelaku usaha secara lebih cepat dan efisien, dengan fleksibilitas yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasional calon tenant.
Di sisi lain, perusahaan juga aktif memperluas kolaborasi dengan agen pemasaran dan mitra strategis guna memperluas basis tenant serta meningkatkan penetrasi pasar.
Secara keseluruhan, BEST menilai kawasan industri dengan lokasi strategis, akses infrastruktur yang baik, serta utilitas yang andal akan tetap menjadi pilihan utama tenant.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













