kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.122.000   -13.000   -0,41%
  • USD/IDR 16.902   8,00   0,05%
  • IDX 7.940   -77,07   -0,96%
  • KOMPAS100 1.111   -13,95   -1,24%
  • LQ45 806   -6,90   -0,85%
  • ISSI 283   -3,09   -1,08%
  • IDX30 427   -2,07   -0,48%
  • IDXHIDIV20 519   1,40   0,27%
  • IDX80 125   -1,34   -1,06%
  • IDXV30 141   0,27   0,19%
  • IDXQ30 137   -0,41   -0,30%

Operator Telekomunikasi Percepat Pemulihan Jaringan Usai Banjir di Aceh dan Sumatera


Senin, 01 Desember 2025 / 14:51 WIB
Diperbarui Senin, 01 Desember 2025 / 20:39 WIB
Operator Telekomunikasi Percepat Pemulihan Jaringan Usai Banjir di Aceh dan Sumatera
ILUSTRASI. Telkomsel dan XL Axiata bergerak cepat memulihkan jaringan telekomunikasi pasca-banjir dan longsor di Aceh, Sumut, Sumbar. Ribuan site terdampak.


Reporter: Rilanda Virasma | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah operator telekomunikasi memastikan percepatan pemulihan jaringan yang terdampak banjir dan longsor di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bencana hidrometeorologi tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur serta pemadaman listrik yang berdampak luas pada layanan telekomunikasi masyarakat.

Vice President Consumer Business Area Sumatera Telkomsel, Saki Hamsat Bramono, mengatakan Telkomsel turut menyampaikan duka cita atas bencana yang melanda sejumlah wilayah tersebut. Banjir dan longsor yang terjadi tidak hanya merusak fasilitas publik, tetapi juga memicu padamnya pasokan listrik di berbagai lokasi yang menjadi titik vital jaringan.

Saki merinci, di Aceh lebih dari 1.430 site, 2.400 BTS, dan 15 STO Telkomsel masih mengalami gangguan akibat pemadaman listrik, robohnya tower SUTET, serta akses jalan yang terputus. Pemulihan jaringan memerlukan dukungan khusus di lapangan, termasuk penggunaan perahu karet dan perangkat telekomunikasi berbasis satelit.

Baca Juga: Telkomsel Percepat Pemulihan Jaringan di Wilayah Terdampak Banjir Sumatra dan Aceh

Di Sumatera Utara, dampak serupa terjadi pada sekitar 1.100 site, 1.900 BTS, dan 10 STO, khususnya di wilayah Gunung Sitoli, Teluk Dalam, dan Sibolga. Gangguan ini disebabkan oleh terputusnya kabel fiber optik (FO cut) pada jalur Sibolga–Barus.

Sementara itu, di Sumatera Barat, lebih dari 190 site, 360 BTS, dan 1 STO terdampak karena kerusakan infrastruktur dan jalur backbone di beberapa titik.

“Di tengah tantangan akses dan infrastruktur yang masih sulit, kami berkomitmen untuk terus hadir dan memaksimalkan seluruh upaya untuk mempercepat pemulihan jaringan,” kata Saki kepada Kontan, Senin (1/12/2025).

Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Trafik Natal dan Tahun Baru, Telkomsel Perkuat Kapasitas Jaringan

Upaya serupa juga dilakukan oleh PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL). Perusahaan tersebut menyampaikan belasungkawa atas bencana yang terjadi dan memastikan proses pemulihan jaringan segera dilakukan di wilayah terdampak.

Head External Communications XLSmart (EXCL), Henry Wijayanto, menyampaikan bahwa hingga kini beberapa BTS XLSmart masih terganggu akibat ketiadaan pasokan listrik. Selain itu, tim di lapangan juga menghadapi tantangan akses menuju lokasi BTS yang rusak.

Meski demikian, XLSmart memastikan seluruh langkah pemulihan akan dimaksimalkan. Saat ini perusahaan tengah melakukan pengecekan intensif pada menara BTS di berbagai wilayah yang terdampak bencana.

“Sehingga harapannya masyarakat nanti bisa segera menggunakan kembali layanan XLSmart,” kata Henry.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×