kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

OPPO dan Ericsson tanda tangani kesepakatan lisensi paten


Selasa, 19 Februari 2019 / 11:43 WIB


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. OPPO mulai menapaki pengembangan teknologi jaringan generasi kelima melalui penandatanganan kerjasama dengan Ericsson, perusahaan jaringan telekomunikasi asal Swedia. Kesepakatan yang ditandatangani kedua belah pihak melibatkan kesepakatan lisensi paten yang berlaku secara global dan bersifat multi-year.

Kesepakatan tersebut meliputi penggunaan hak paten dan sejumlah proyek bisnis antar kedua perusahaan. Alder Feng, kepala divisi hak kekayaan intelektual OPPO Global mengatakan bahwa kesepakatan tersebut menjadi dasar yang kuat untuk kerja sama di masa mendatang antar kedua perusahaan pada era jaringan 5G.

“Ke depan kami bakal berkerjasama lagi dengan Ericsson untuk mendorong inovasi baik dalam produk maupun layanan," ungkap Feng dalam siaran pers, Selasa (19/2).

Pihak Ericsson mengatakan kesepakatan ini sangat penting untuk menegaskan nilai paten dan program lisensi perusahaannya. Menurut pengakuan Ericsson, perusahaan tersebut telah menandatangani lebih dari 100 perjanjian lisensi paten hingga saat ini.

Mengenai keberadaan paten tersebut, OPPO juga diketahui telah meningkatkan portofolio patennya sejak 2014. Hingga Januari 2019, perusahaan ini telah mengajukan lebih dari 33.000 aplikasi paten di seluruh dunia dan memiliki lebih dari 8.000 paten yang dilisensikan.

Kesepakatan terbaru dengan Ericsson merupakan serangkaian perjanjian lisensi paten oleh OPPO dengan mitra industri telekomunikasi utama termasuk Qualcomm, Dolby dan Nokia. OPPO akan terus bekerja sama dengan mitra industri untuk menghadirkan produk yang dapat diterima bagi konsumen secara global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×