kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Organda minta angkot dapat subsidi dari pemerintah


Kamis, 17 April 2014 / 14:06 WIB
ILUSTRASI. Aneka tanaman hias minim perawatan dan lidah mertua langka.


Sumber: Kompas.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Ketua DPP Organisasi Angkutan Daerah Eka Sari Lorena, mengatakan, angkutan kota (Angkot) seharusnya mendapatkan subsidi dari pemerintah. Menurutnya, angkot juga merupakan angkutan umum ekonomi sama seperti kereta api.

"Harusnya angkot dapat subsidi juga dong. Berdasarkan undang-undang, setiap angkutan umum yang melayani rute ekonomi itu mendapatkan dana PSO, Kereta api dapat 700 miliar per tahun," ujar Eka Sari Lorena di Jakarta, Rabu (16/4/2014).

Eka menjelaskan, pemberian subsidi tidak harus berupa uang.  Pemberian insentif, sebutnya,  bisa lebih praktis dari pada pemberian uang langsung. "Subsidi kan tidak harus berupa uang, bisa insentif, kalau kereta api minta uang, kita intensif lah, yang angkutan umum dikurangin 50 persen," katanya.

Eka mengatakan, pemerintah seharusnya tidak hanya memerintahkan Organda untuk memperbaiki angkutanya, tetapi juga memberikan insentif baik untuk angkutanya maupun untuk terminalnya.

"Yang kedua kita tidak dikasih nilai tambah. Bisnis itu kan gak bisa cuma angkutan, kalo saya perbaiki angkutannya tapi terminalnya kaya tempat jin buang anak gimana? masyarakat gak mau lah," katanya. (Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×