Reporter: David Oliver Purba | Editor: Havid Vebri
JAKARTA. PT Petrokimia Gresik terus mempersiapkan pembangunan pabrik urea dan amonia II yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Hidayat Nyakman mengungkapkan, saat ini konstruksi pembangunan sudah mencapai 20%.
“Pabriknya masih terus di bangun, akhir 2017 diharapkan sudah bisa beroperasi,” ungkap Hidayat, Jumat (18/9).
Sekitar 70% pendanaan pabrik berasal dari pinjaman bank dan 30% sisanya berasal dari kas perusahaan.
Tiga perusahaan yang memberikan kredit pinjaman yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebesar Rp 1,3 triliun, PT Bank Nasional Indonesia Rp 3,2 triliun, dan Sumitomo Bank Rp 1,1 triliun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













