kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.996   5,00   0,03%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Pabrik Indocement di Pati terganjal perizinan


Senin, 07 Agustus 2017 / 22:12 WIB
Pabrik Indocement di Pati terganjal perizinan


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) kembali menunda pembangunan pabrik di Pati, Jawa Tengah. Direktur Utama INTP, Christian Kartawijaya mengatakan perseroan masih melewati proses persidangan di Mahkamah Agung (MA).

"Kami mau semua izin secure dulu, sebenarnya sudah menang tapi di kasasi. Kami belum akan bangun kalau izin di Pati belum keluar," ujarnya ditemui usai paparan publik marathon BEI, Jakarta (7/8).

Pabrik di Pati tersebut direncanakan mempunyai kapasitas produksi 2,5 juta ton. Nilai investasi pabrik Pati terbilang besar, yakni sekitar US$ 750 juta. Kisruh antara INTP dan warga Kendeng, Pati sempat menjadi perbincangan hangat di media massa.

Sejatinya ada dua greenfield/brownfield project dengan kapasitas masing-masing 2,5 juta ton: satu di Pati, Jawa Tengah yang tengah proses kasasi untuk isu izin lingkungan. Sedang satunya lagi direncanakan di luar Jawa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×