kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,15%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Pacu Kinerja, FKS Food Sejahtera (AISA) Genjot Kapasitas Produksi di 2024


Jumat, 23 Februari 2024 / 16:34 WIB
Pacu Kinerja, FKS Food Sejahtera (AISA) Genjot Kapasitas Produksi di 2024
ILUSTRASI. Produk PT FKS Food Sejahtera Tbk (AISA).


Reporter: Vina Elvira | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten produk konsumer PT FKS Food Sejahtera Tbk (AISA) terus memacau kinerjanya di tahun 2024. Meskipun bertepatan dengan tahun politik, AISA akan tetap menjalankan rencana bisnis yang telah disusun untuk tahun ini. 

Sekretaris Perusahaan AISA Cesilia Constansia menuturkan, AISA tetap memegang komitmen untuk menjalankan rencana bisnis yang telah disusun untuk tahun 2024. Fokus utama AISA saat ini adalah untuk menjaga keseimbangan antara produk baru dan peningkatan kapasitas. 

Rencana tersebut manajemen AISA lakukan dengan melakukan peningkatan pada strategi penjualan dan melakukan operational efficiency.

“Kami bersyukur bahwa pesta demokrasi berjalan lancar, aman, dan kondusif. Kami akan tetap melaksanakan apa yang telah kami rencanakan untuk tahun 2024,” kata Cesilia kepada Kontan.co.id, pekan lalu. 

Baca Juga: FKS Food Sejahtera (AISA) Ingin Pertumbuhan Laba Bersih Meningkat Tahun Ini

Pada tahun ini, AISA menyiapkan alokasi belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 105,80 miliar. 

Dana capex 2024 rencananya akan difokuskan untuk peningkatan kapasitas produksi dan kualitas produk, meningkatkan efisiensi produksi dan juga belanja modal lainnya yang terkait untuk meningkatkan keselamatan kerja.

Dengan sejumlah rencana bisnis di tahun ini, AISA optimistis mencapai pertumbuhan dari segi kinerja keuangan dibandingkan dengan tahun 2023. Beberapa katalis positifnya melibatkan strategi pengembangan pasar, efisiensi operasional, dan respons positif dari pelanggan terhadap produk dan layanan.

“Semua ini diharapkan dapat mendukung pencapaian pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujar Cesilia. 

Sebagai tambahan informasi, penjualan AISA naik tipis menjadi Rp 1,31 triliun per kuartal III-2023. AISA juga berhasil mencetak laba Rp 14 miliar dibandingkan kerugian Rp 39,48 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. 

 

Selanjutnya: Nasib Akhir Perdagangan IHSG 23 Februari 2024, Ditutup di Zona Merah

Menarik Dibaca: Nasib Akhir Perdagangan IHSG 23 Februari 2024, Ditutup di Zona Merah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP) Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet

[X]
×