kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Pakuwon Jati (PWON) Serap Capex Rp 478 Miliar per Semester I-2025


Rabu, 30 Juli 2025 / 10:41 WIB
Pakuwon Jati (PWON) Serap Capex Rp 478 Miliar per Semester I-2025
ILUSTRASI. Pakuwon Jati (PWON) sudah menyerap dana belanja modal alias capex sebesar Rp 478 miliar di semester I 2025.


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) sudah menyerap dana belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar Rp 478 miliar di semester I 2025.

“Belanja modal digunakan terutama untuk membiayai proyek konstruksi Pakuwon Mall Bekasi dan Pakuwon City Mall tahap 3 Surabaya,” kata Direktur dan Sekretaris Perusahaan PWON, Minarto Basuki, dalam keterangan resmi yang diterima Kontan, Selasa (29/7/2025).

Pendapatan PWON tercatat Rp 3,37 triliun per semester I 2025. Raihan ini naik tipis 3,44% dari Rp 3,26 triliun per semester I 2024.

Recurring revenue PWON per semester I tahun 2025 mencapai Rp 2,69 triliun, naik 10% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 2,45 triliun. Ini terdiri atas pendapatan ritel mal sebesar Rp 1,93 triliun, naik 15% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,69 triliun.

Lalu, pendapatan office leasing sebesar Rp 147 miliar, turun sebesar 6% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 157 miliar.

Baca Juga: Pakuwon Jati (PWON) Realisasikan Marketing Sales Rp 603 Miliar pada Semester I-2025

“Serta, pendapatan hospitality sebesar Rp 618 miliar, naik 2% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 608 miliar,” ungkapnya.

Berdasarkan segmen, pendapatan PWON ditopang segmen retail leasing sebesar 57%. Kemudian, hotel dan serviced apartment 18%, office leasing 4%, penjualan condominium 12%, penjualan landed houses 8%, serta penjualan office sebesar 1%.

Minarto menyebut, PWON mencatatkan pendapatan prapenjualan alias marketing sales semester I-2025 sebesar Rp 603 miliar, turun 22% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 770 miliar.

Sekitar 75% dari total marketing sales perseroan berasal dari program insentif PPN DTP yang dicanangkan pemerintah sejak kuartal IV tahun 2023.

“Komposisi penjualan periode semester 1 tahun 2025 terdiri dari landed houses 41% serta condominium dan office sebesar 59%,” katanya.

 

Per semester I 2025, laba kotor sebesar Rp 1,87 triliun, naik 1,7% secara tahunan alias year on year (YoY) dari Rp 1,84 triliun. EBITDA sebesar Rp 1,82 triliun, naik 2% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,79 triliun.

PWON pun mengantongi laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 1,13 triliun sepanjang Januari-Juni 2025. Ini naik 34,22% yoy dari Rp 846,33 miliar pada episode sama tahun 2024.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×