kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Pameran farmasi CPhI South East Asia 2018 targetkan 5.000 pengunjung


Selasa, 27 Maret 2018 / 12:05 WIB
Pameran farmasi CPhI South East Asia 2018 targetkan 5.000 pengunjung
Pembukaan pameran farmasi CPhI South East Asia 2018


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pameran niaga farmasi Convention on Pharmaceutical Ingredients South East Asia (CPhI SEA) 2018 secara resmi dibuka oleh Direktur Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan, Maura Linda Sitanggang.

Kegiatan ini diharapkan menjadi ajanh bertukar informasi, memperkuar jaringan bisnis farmasi di Asia Tenggara. "Pertumbuhan pasar di Asean masih besar. Indonesia sendiri menjadi penyumbang penggunaan bahan baku terbesar," kata Linda saat penyampaian kata sambutan, Selasa (27/3).

Penyelanggara pameran, PT UBM Pameran Niaga Indonesia mencatat ada lebih dari 260 peserta pameran yang terdiri dari berbagai negara. Adapun pengunjung pameran yang berlangsung tiga hari ini diperkirakan sekitar 5.000 profesional industri.

"Ini tahun ketujuh pameran berlangsung, harapannya pameran ini dapat memperkuat daya saing industri farmasi Indonesia melalui riset, penelitian ilmiah dan teknologi," ujar Christopher Eve, President Director PT UBM Pameran Niaga Indonesia saat pembukaan pameran, Selasa (27/3).

Adapun pameran kali ini meliputi produk bahan baku farmasi, inovasi pengemasan dan sistem pengiriman obat-obatan serta teknologi laboratorium peralatan medis.

Sekadar informasi, tahun 2017 lalu pertumbuhan industri farmasi tercatat hanya 6,85%. Perolehan tersebut dianggap sudah lumayan, sebab akhir-akhir ini meski volume penjualan naik namun secara value belum bisa meningkat secara signifikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×