kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Pandemi corona berpengaruh terhadap industri perkapalan


Selasa, 16 Juni 2020 / 15:27 WIB
Pandemi corona berpengaruh terhadap industri perkapalan
ILUSTRASI. Ketua Indonesian National Shipowners Association (INSA) Carmelita Hartoto . ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/ama/17


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Handoyo

"Sampai dengan saat ini, hampir tidak ada sama sekali order pembuatan kapal baru dari pihak swasta. Sedangkan order dari dari angkatan laut untuk  kebutuhan pertahanan, maupun dari BUMN juga menurun," jelasnya. 

Meski demikian, Eddy mengungkapkan untuk sektor reparasi terjadi penurunan tapi  tidak sedrastis pembuatan kapal baru. Penyebab penurunannya, ada sebagian kapal yang menunda proses docking, kebanyakan dari swasta. Hal ini disebabkan kondisi ekonomi yang melandai akibat pandemi Corona. 

Segendang sepenarian, pengusaha galangan kapal, PT Steadfast Marine Tbk (KPAL) menyatakan pandemi Corona berdampak pada kegiatan operasional yang mengalami penghentian di divisi pembangunan kapal. 

Sekretaris Perusahaan KPAL, Mulyadi Chandra dalam keterbukaan informasi (5/6) menjelaskan pandemi Corona membuat kegiatan operasional Perseroan mengalami penghentian di Pontianak, Kalimantan Barat. Padahal, awalnya sebelum pandemi Corona, galangan kapal di Pontianak direncanakan dapat mulai berproses sejak kuartal I 2020. 

Baca Juga: Akibat corona, harga batubara diprediksi bisa anjlok ke bawah US$ 60 per metrik ton

"Oleh karenanya seluruh rencana kegiatan pembangunan kapal dari calon pemesan dihentikan sementara sampai dengan waktu yang belum dapat ditentukan," jelasnya dalam keterangan resmi. 

Lantas untuk kegiatan operasional di divisi perbaikan dan pemeliharaan kapal yang berlokasi di Pontianak dan penyewaan kapal dari entitas anak masih beroperasi. Namun, divisi ini hanya berkontribusi sebesar 38,55% ke pendapatan konsolidasi di 2019. Namun sayang, saat dikonfirmasi Kontan.co.id, Steadfast Marine belum bisa memberikan banyak komentar dan proyeksi kinerjanya di sepanjang tahun ini. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×