kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.878.000   -40.000   -1,37%
  • USD/IDR 16.901   42,00   0,25%
  • IDX 8.310   97,96   1,19%
  • KOMPAS100 1.169   11,37   0,98%
  • LQ45 839   8,86   1,07%
  • ISSI 297   2,12   0,72%
  • IDX30 438   6,14   1,42%
  • IDXHIDIV20 525   8,40   1,63%
  • IDX80 130   1,09   0,85%
  • IDXV30 143   1,04   0,73%
  • IDXQ30 141   2,01   1,45%

Pangsa Pasar Xiaomi Capai 19% di Pasar Smartphone Indonesia pada 2025


Rabu, 18 Februari 2026 / 19:42 WIB
Pangsa Pasar Xiaomi Capai 19% di Pasar Smartphone Indonesia pada 2025
ILUSTRASI. Ponsel Xiaomi (Dok./Xiaomi)


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Xiaomi Indonesia mencatatkan pangsa pasar sebesar 19% di industri ponsel pintar (smartphone) sepanjang 2025.

Hal tersebut disampaikan melalui hasil penelitian grup riset dan penasihat teknologi global, Omdia, pada tahun 2025.

Wentao Zhao, Country Director Xiaomi Indonesia mengatakan, pencapaian ini didorong relevansi strategi Xiaomi menghadirkan teknologi premium yang menjangkau berbagai segmen. Serta performa impresif POCO yang sukses menguasai ceruk pasar high-performance. 

POCO, kata dia, berhasil menjadi pilihan utama di kalangan penggemar mobile gaming. Hal ini disebut memperkuat dominasi Xiaomi secara keseluruhan di pasar Indonesia.

"Kami melihat masyarakat Indonesia kini semakin cerdas dalam memilih teknologi. Tidak hanya mencari perangkat dengan spesifikasi tinggi, tetapi juga ekosistem yang mampu menyempurnakan kualitas hidup," ujar Wentao dalam keterangan resmi, Rabu (18/2/2026).

Baca Juga: Menperin Rayu Xiaomi untuk Perluas Investasi Produksi Tablet dan Mobil Listrik di RI

Raihan pada 2025, kata Wentao, menjadi fondasi bagi Xiaomi untuk menempatkan diri sebagai perusahaan ekosistem teknologi yang menyentuh seluruh aspek kehidupan pengguna secara holistik.

Dalam ekosistem tersebut, smartphone Xiaomi berperan sebagai gerbang utama (gateway) yang menghubungkan mobilitas pribadi, transportasi, ruang tinggal, hingga berbagai perangkat pintar lainnya dalam satu harmoni teknologi yang terpadu.

“Fokus kami di tahun 2026 adalah memastikan setiap interaksi dalam ekosistem Xiaomi terasa alami dan adaptif terhadap rutinitas harian. Kami ingin teknologi hadir sebagai pendukung yang bekerja di balik layar, namun juga memudahkan produktivitas masyarakat,” tambah Wentao.

Oleh karena itu, Xiaomi mengandalkan Xiaomi HyperOS 3 sebagai fondasi utama. Sistem operasi ini dirancang khusus sebagai konektor utama yang menyatukan seluruh perangkat ekosistem Xiaomi ke dalam satu platform. 

Wentao memaparkan, sebagai sistem operasi, Xiaomi HyperOS 3 mengusung kecerdasan buatan (AI) yang mampu memahami gaya hidup dinamis masyarakat Indonesia, memastikan transisi antar perangkat berlangsung mulus, serta memberikan kendali sepenuhnya bagi pengguna.

"Kami akan terus menghadirkan teknologi yang relevan, inklusif, dan siap menemani perjalanan konsumen Indonesia menuju masa depan yang lebih cerdas,” kata Wentao.

Baca Juga: Miliaran Pengguna Android Tak Sadar, Ponsel Mereka Jadi Target Hacker

Selanjutnya: Peringatan MSCI & Moody’s Bayangi Pasar Modal,Ekonom Soroti Risiko Struktural Ekonomi

Menarik Dibaca: Kondom Bukan Sekadar Alat Kontrasepsi, juga Bentuk Self-care

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×