kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Pasca teror, Starbucks belum pastikan buka gerai


Kamis, 14 Januari 2016 / 19:05 WIB


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Insiden ledakan bom yang terjadi kawasan M.H. Thamrin pagi tadi akhirnya memaksa peritel kopi asal Amerika Serikat, Starbucks untuk melakukan penutupan sementara jumlah gerainya. Lantaran salah satu gerainya turut menjadi lokasi pemboman tersebut, PT Mitra Adiperkasa Tbk selaku pemegang lisensi di Indonesia mengaku akan menutup sementara sebanyak 35 gerainya.

“Sejauh ini jumlah toko yang ditutup sebanyak 35 gerai Starbucks di lokasi jakarta pusat,” ujar Fetty Kwartati, Sekretaris Perusahaan PT Mitra Adiperkasa Tbk kepada Kontan, Kamis (14/1).

Menurutnya gerai Starbucks di luar kawasan Jakarta Pusat, sampai sekarang masih tetap dibuka. Sayangnya ia masih belum bisa memastikan sampai kapan penutupan tersebut akan berlangsung. Kata Fetty, nanti akan ada pemberitahuan lebih lanjut.

Seperti diketahui Starbucks masuk ke Indonesia sejak tahun 2002 lalu. Merek ini dikelola oleh anak usaha PT Mitra Adiperkasa, PT Sari Coffe Indonesia dengan kepemilikan 99,99%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×