kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pasca teror, Starbucks belum pastikan buka gerai


Kamis, 14 Januari 2016 / 19:05 WIB
Pasca teror, Starbucks belum pastikan buka gerai


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Insiden ledakan bom yang terjadi kawasan M.H. Thamrin pagi tadi akhirnya memaksa peritel kopi asal Amerika Serikat, Starbucks untuk melakukan penutupan sementara jumlah gerainya. Lantaran salah satu gerainya turut menjadi lokasi pemboman tersebut, PT Mitra Adiperkasa Tbk selaku pemegang lisensi di Indonesia mengaku akan menutup sementara sebanyak 35 gerainya.

“Sejauh ini jumlah toko yang ditutup sebanyak 35 gerai Starbucks di lokasi jakarta pusat,” ujar Fetty Kwartati, Sekretaris Perusahaan PT Mitra Adiperkasa Tbk kepada Kontan, Kamis (14/1).

Menurutnya gerai Starbucks di luar kawasan Jakarta Pusat, sampai sekarang masih tetap dibuka. Sayangnya ia masih belum bisa memastikan sampai kapan penutupan tersebut akan berlangsung. Kata Fetty, nanti akan ada pemberitahuan lebih lanjut.

Seperti diketahui Starbucks masuk ke Indonesia sejak tahun 2002 lalu. Merek ini dikelola oleh anak usaha PT Mitra Adiperkasa, PT Sari Coffe Indonesia dengan kepemilikan 99,99%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×