kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.887   62,00   0,35%
  • IDX 6.450   47,94   0,75%
  • KOMPAS100 831   1,62   0,20%
  • LQ45 631   -1,25   -0,20%
  • ISSI 227   4,63   2,08%
  • IDX30 352   -1,25   -0,35%
  • IDXHIDIV20 429   -1,46   -0,34%
  • IDX80 95   0,08   0,09%
  • IDXV30 119   0,94   0,79%
  • IDXQ30 112   -0,32   -0,28%

Pascagempa NTT, AirAsia Pastikan Penerbangan ke Labuan Bajo Berjalan Normal


Selasa, 18 Agustus 2026 / 19:44 WIB
Pascagempa NTT, AirAsia Pastikan Penerbangan ke Labuan Bajo Berjalan Normal
ILUSTRASI. airasia (Dok/AirAsia)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia AirAsia memastikan operasional penerbangan menuju dan dari Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), tetap berjalan normal pascagempa yang terjadi di wilayah Flores.

Hingga saat ini, tidak terdapat penerbangan Indonesia AirAsia yang dibatalkan, ditunda, maupun dialihkan sebagai dampak langsung dari gempa.

Director Indonesia Affairs & Strategic Communications Indonesia AirAsia Eddy Krismeidi mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan situasi serta berkoordinasi dengan otoritas dan pihak terkait untuk memastikan keselamatan serta kelancaran operasional penerbangan.

"Saat ini, operasional penerbangan Indonesia AirAsia menuju dan dari Labuan Bajo berjalan normal dan tidak terdapat gangguan operasional yang disebabkan oleh kondisi bandara pascagempa," ujar Eddy kepada Kontan.co.id, Senin (17/8/2026).

Baca Juga: AirAsia Indonesia Optimistis Industri Penerbangan Masih Tumbuh hingga Akhir 2026

Dia menjelaskan, saat gempa terjadi, sejumlah penumpang AirAsia tengah berada dalam proses check-in. Sebagai langkah antisipasi keselamatan dan sesuai arahan pihak bandara, para penumpang untuk sementara diarahkan keluar dari gedung terminal menuju area yang telah ditentukan hingga kondisi dinyatakan aman.

Dari sisi trafik penumpang, Indonesia AirAsia juga belum melihat adanya dampak signifikan terhadap tingkat okupansi penerbangan.

"Indonesia AirAsia akan terus memantau perkembangan situasi dan pola perjalanan penumpang," lanjutnya.

Lebih lanjut, AirAsia juga terus memonitor kondisi bandara, cuaca, serta informasi dan rekomendasi resmi dari otoritas terkait. Setiap penyesuaian operasional akan dilakukan berdasarkan kondisi aktual di lapangan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan.

"Keselamatan seluruh penumpang dan kru merupakan prioritas utama AirAsia. Setiap keputusan operasional akan senantiasa mengacu pada aspek keselamatan serta arahan dan ketentuan otoritas penerbangan terkait," pungkasnya.

Baca Juga: Tartekan Avtur, AirAsia (CMPP) Cetak Pendapatan Rp 3,91 Triliun di Semester I-2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×