kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Daftar HMA Periode Pertama Oktober 2026, Nikel Tembus US$ 16.322,67


Jumat, 02 Oktober 2026 / 15:28 WIB
Daftar HMA Periode Pertama Oktober 2026, Nikel Tembus US$ 16.322,67
ILUSTRASI. Pabrik pengolahan, PT International Nickel Indonesia Tbk, INCO, (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia resmi menetapkan Harga Mineral Logam Acuan (HMA) untuk periode pertama bulan Oktober 2026. 

Aturan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 384.K/MB.01/MEM.B/2026 tentang Harga Mineral Logam Acuan dan Harga Batubara Acuan untuk Periode Pertama Bulan Oktober Tahun 2026 yang diteken langsung oleh Bahlil pada 30 September 2026.

Berdasarkan keputusan tersebut, harga nikel ditetapkan sebesar US$ 16,322,67 per dry metric tonne (dmt) di periode pertama Oktober 2026, sementara di periode kedua September 2026 di level US$ 16.698 per dmt.

Baca Juga: MHU Dorong Ekonomi Sirkular Lewat Peternakan

Berikutnya, untuk komoditas kobalt dibanderol di level US$ 41.047,33 per dmt, turun bila dibandingkan dengan periode kedua September 2026 yang sebesar US$ 52.704,33 per dmt.

Untuk komoditas logam dasar lainnya, pemerintah mematok harga timbal di posisi US$ 1.870,50 per dmt juga tampak stabil dari periode pertama Oktober 2026 yang sebesar US$ 1.864,83 per dmt.

Adapun harga seng tercatat sebesar US$ 4.023,20 per dmt, sementara di periode kedua September 2026 yang sebesar US$ 4.033,47 per dmt dan aluminium berada di level US$ 3.286,67 per dmt dari sebelumnya US$ 3.251 per dmt. 

Komoditas tembaga, yang menjadi salah satu andalan ekspor mineral tanah air, ditetapkan sebesar US$ 14.509,87 per dmt naik tipis dibandingkan periode kedua bulan September 2026 yang sebesar US$ 14.425,97 per dmt. 

Kementerian ESDM juga memerinci harga emas dan perak sebagai mineral ikutan. Emas sebagai mineral ikutan dipatok US$ 4.336,11 per ons troi naik dari periode kedua September 2026 yang sebesar US$ 4.493,51 per ons troi. 

Sedangkan perak sebagai mineral ikutan berada di level US$ 64,97 per ons troi, turun dibandingkan periode kedua September 2026 yang berada di level US$ 66,81 per ons troi. Khusus untuk komoditas timah, pemerintah menetapkan harga berdasarkan settlement price di bursa.

Untuk Ingot Timah mulai dari Pb 300, Pb 200, Pb 100, Pb 050, hingga Ingot Timah 4NINE, harganya mengacu pada harga ICDX dan JFX pada hari penjualan.

Hal serupa berlaku untuk logam mulia murni. Logam emas acuannya menggunakan LBMA Gold PM Fix pada hari penjualan, dan logam perak mengacu pada LBMA Silver Fix pada hari penjualan. 

Untuk mineral lainnya, harga mangan ditetapkan sebesar US$ 3,93 per dmt. Kemudian bijih besi laterit/hematit/magnetit berada di level US$ 1,45 per dmt, bijih krom sebesar US$ 6,37 per dmt, dan konsentrat titanium sebesar US$ 8,78 per dmt.

Baca Juga: FL Technics Gandeng GE Aerospace Perkuat Layanan Avionik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×