kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pasokan berlebih, harga ayam di peternak rendah


Rabu, 24 Juni 2015 / 14:22 WIB
Pasokan berlebih, harga ayam di peternak rendah


Reporter: Mona Tobing | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Kelebihan produksi anak ayak umur sehari (DOC) secara nasional sebanyak 13 juta ekor membuat harga terpuruk. Walau permintaan meningkat 10% per bulan, namun peternak ayam rakyat mengaku masih menderita kerugian.

Selain karena harga di tingkat peternak yang masih rendah, kenaikan beban produksi terjadi karena tingginya harga pakan ternak. Pakan ternak naik seiring dengan kenaikan harga jagung impor sebagai bahan baku utama pakan ternak.

Harga DOC di tingkat peternak hari ini (24/6) masih dikisaran Rp 2.000 sampai Rp 3.500 per ekor. Harga ini diklaim tidak sesuai dengan ongkos produksi terutama untuk pakan ternak dan distribusi yang terbilang tinggi. Peternak baru mendapat untung jika harga DOC antara Rp 4.500 sampai Rp 5.000 per ekor.

"Kalaupun permintaan naik, namun tidak terasa bagi peternak rakyat. DOC masih over supply," kata Sigit Prabowo, Ketua Perhimpunan Peternak Unggas Nusantara (PPUN) pada Rabu (24/6).

Apalagi, harga ayam pada tingkat peternak juga masih amat rendah sekitar Rp 15.000 per kg. Padahal untuk mendapat untung, harga ayam tingkat peternak seharusnya Rp 17.000 per kg. Sigit cemas kalau kondisi ini masih akan bertahan sampai Lebaran usai. Sebab, daya beli masyarakat cenderung turun pasca Lebaran usai.

Saat ini kebutuhan ayam nasional setiap minggunya mencapai 45 juta ekor dengan asumsi kenaikan permintaan sampai lebaran setiap minggu sebesar 10%. Maka kebutuhan ayam secara nasional sekitar 50 juta ekor sampai 51 juta ekor. Sementara, ketersediaan ayam secara nasional mencapai 64 juta ekor setiap minggu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×