kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.524   24,00   0,14%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pasokan turun, harga minyak ICP September 2021 naik jadi US$ 72,20 per barel


Rabu, 06 Oktober 2021 / 12:00 WIB
ILUSTRASI. Anjungan pengeboran migas PT Pertamina Hulu Mahakam.


Reporter: Filemon Agung | Editor: Tendi Mahadi

Faktor lainnya adalah nilai tukar Dollar terhadap beberapa mata uang terutama Euro cenderung melemah.

Sedangkan untuk kawasan Asia Pasifik, peningkatan harga minyak mentah selain disebabkan oleh faktor-faktor tersebut di atas, juga dipengaruhi oleh terus bertumbuhnya permintaan gasoline di China dan permintaan gasoline di bulan September 2021 diperkirakan mencapai tingkat sebelum pandemi Covid-19. 

Selain itu, pencabutan pembatasan aktifitas di India akibat Covid-19 telah meningkatkan permintaan gasoline di negara tersebut.

Perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama di pasar internasional pada bulan September 2021 dibandingkan bulan Agustus 2021 sebagai berikut :
- Dated Brent naik sebesar US$ 3,77 per barel dari US$ 70,81 per barel menjadi US$ 74,58 per barel.
- WTI (Nymex) naik sebesar US$ 3,83 per barel dari US$ 67,71 per barel menjadi US$ 71,54 per barel.
- Basket OPEC naik sebesar US$ 3,37 per barel dari US$ 70,33 per barel menjadi US$ 73,70 per barel.
- Brent (ICE) naik sebesar US$ 4,37 per barel dari US$ 70,51 per barel menjadi US$ 74,88 per barel. 

Selanjutnya: Harga minyak WTI melambung ke level tertinggi sejak 2014

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×