kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Pelindo II gaet investor China bangun Tanjung Sau


Selasa, 23 April 2013 / 09:09 WIB
ILUSTRASI. Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) sedang dikebut untuk mengejar target operasional pada Desember 2022.


Reporter: Ragil Nugroho | Editor: Sandy Baskoro

JAKARTA. PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo II) terus mempercepat pembangunan pelabuhan di Indonesia. Setelah Maret lalu, melakukan groundbreaking pembangunan terminal peti kemas Kalibaru Tanjung Priok, Pelindo II berniat membangun pelabuhan Tanjung Sau, Batam, Kepulauan Riau. Agenda itu juga dijadwalkan di tahun ini.

Pelindo II akan menggandeng satu perusahaan asal China yang bergerak di bidang pembangunan infrastruktur pelabuhan.

"Dalam dua bulan ke depan akan difinalisasi bentuk kerjasamanya. Yang paling mungkin sepertinya joint venture," ujar Direktur Utama Pelindo II, RJ Lino, kepada KONTAN di sela pertemuan Chief Financial Officer (CFO) bertajuk Investing for Innovation, Senin (22/4).

Berdasarkan masterplan Pelindo II, nilai investasi pengembangan pelabuhan Tanjung Sau mencapai Rp 7 triliun. Pelindo berambisi proyek tersebut sudah bisa bergulir pada akhir tahun ini, demi mengejar target pengoperasian pada 2015.

Di tahap awal, pelabuhan dirancang sepanjang 2 kilometer dengan perkiraan kapasitas 4 juta twenty-foot equivalent units (TEUs). Kebutuhan lahan untuk pelabuhan diperkirakan seluas 22 hektare.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×