kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Pelindo III alokasikan Rp 1,3 triliun untuk pengembangan terminal Gilimas


Kamis, 05 Juli 2018 / 16:53 WIB
ILUSTRASI. Pengembangan Terminal Gilimas


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III groundbreaking dermaga kapal pesiar dan peti kemas pada Terminal Gilimas di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tahap pertama, nilai investasi untuk pengembangan multipurpose terminal atau terminal multifungsi tersebut mencapai Rp 1,3 triliun.

"Terminal Gilimas dibangun sebagai pengembangan pelabuhan Lembar dapat menandakan bahwa perekonomian wilayah NTB mengalami tren pertumbuhan positif dan menjadi gerbang pariwisata internasional yang modern bagi Pulau Lombok khususnya," ujar CEO Pelindo III Ari Askhara, dalam siaran persnya, Kamis (5/7).

Tren bobot ukuran kapal pesiar internasional yang semakin besar dan membawa ribuan wisatawan perlu diantisipasi dengan menyiapkan infrastruktur yang memadai. Oleh sebab itu, Pelindo III membangun Terminal Gilimas dengan proyeksi agar siap mengakomodir kebutuhan di masa depan.

Dermaga Gilimas dibangun sepanjang 440 meter (m) dan lebar 26 m dengan kedalaman kolam pelabuhan yang mencapai -14 meter low water spring atau rata-rata permukaan air. 

"Dimensi itu akan siap untuk disandari cruise dengan panjang badan kapal mencapai 400 meter yang mampu membawa hingga 4.000 penumpang, atau dua cruise sekaligus untuk yang berukuran lebih kecil, sedangkan Terminal Penumpang Modern Gilimas sendiri memiliki kapasitas sekitar 1.500 orang," kata Ari.

Dengan dibangunnya terminal Gilimas oleh Pelindo III, akan memperpanjang momentum kebangkitan pariwisata Lombok. Apalagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan beroperasinya Kawasan Ekonomi Khusus tersebut beberapa waktu lalu. 

"Melihat besarnya potensi ekonomi itu, kami berharap dukungan seluruh pihak, baik pemerintah daerah maupun investor berkolaborasi memanfaatkan momentum kebangkitan pariwisata Lombok dengan mennciptakan destinasi wisata baru," ujar Presiden Jokowi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×