kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   80.000   3,02%
  • USD/IDR 17.779   -88,00   -0,49%
  • IDX 6.502   107,46   1,68%
  • KOMPAS100 842   17,11   2,07%
  • LQ45 639   11,27   1,80%
  • ISSI 229   4,24   1,89%
  • IDX30 356   5,32   1,52%
  • IDXHIDIV20 433   5,05   1,18%
  • IDX80 96   1,89   2,00%
  • IDXV30 121   1,43   1,20%
  • IDXQ30 113   1,57   1,41%

Pelindo III kantongi pinjaman Rp 4,5 triliun


Rabu, 03 Agustus 2016 / 20:56 WIB


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Meski urung PT Pelabuhaan Indonesia alias Pelindo III mengantongi dana Penyertaan Modal Negara (PMN), namun perusahaan pelat merah berhasil mengantongi pinjaman dari sesama perbankan BUMN. Perseroan mendapatkan pinjaman sindikasi dari Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Mandiri senilai Rp 4,5 triliun.

“Kami pakai saja kemampuan sendiri dulu, makanya ini melakukan pinjaman sindikasi ketiga bank,” ujar Orias Petrus Moedak, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia III di Jakarta, Rabu (3/8).

Menurutnya, pembatalan PMN kemarin, sejatinya Pelindo III memang memilih mundur, karena secara struktur keuangan ternyata perusahaan masih mampu mencari dana sendiri. Kata Orias, hal ini sengaja dilakukan supaya tidak memberatkan APBN. Selain sindikasi perbankan, rencananya perseroan masih akan mencari dana lain di pasar modal yang tengah berpeluang karena adanya tax amnesty.

Dana pinjaman Rp 4,5 triliun sebagian besar akan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan belanja modal tahun ini. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 3 triliun bakal digunakan membiayai pengembangan 34 pelabuhan. Sampai pertengahan tahun ini, Pelindo III sudah membelanjakan dana mencapai Rp 1,6 triliun.

“Sampai akhir tahun harusnya bisa sampai Rp 4 triliun-Rp 4,5 triliun,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×