Reporter: Prayogi Ikhrawinata | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) mencatat pertumbuhan distribusi Infinix sebesar 60% pada semester I 2026.
Presiden Direktur Metrodata Electronics Susanto Djaja mengatakan, Infinix menjadi salah satu mesin pertumbuhan utama bisnis distribusi perseroan.
“Semester I 2026 bertumbuh 60%. Kami perkirakan full year akan bertumbuh sekitar 50% sampai 60%,” ujar Susanto kepada KONTAN, Kamis (20/8).
Menurut Susanto, pertumbuhan Infinix menjadi salah satu yang tertinggi dibandingkan produk lain dalam bisnis distribusi Metrodata.
Baca Juga: Xiaomi Sebut Segmen Smartphone Paling Laris di Indonesia pada 2026
“Infinix itu salah satu engine kita bertumbuh yang mungkin paling tinggi di bisnis distribusi,” tandasnya.
Secara keseluruhan, Metrodata menargetkan pendapatan dan laba tumbuh sekitar 10% pada 2026.
Di tengah persaingan smartphone, Metrodata melihat persaingan di segmen entry-level masih berlangsung sehat. Sejumlah merek bersaing di segmen tersebut, termasuk Infinix, Xiaomi, TECNO, dan realme.
Susanto juga melihat keterbatasan pasokan memori berpotensi mendorong kenaikan harga smartphone. Metrodata telah mengamankan stok perangkat dengan nilai sekitar Rp1,4 triliun pada Juni 2026.
Stok tersebut diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan penjualan selama sekitar tiga bulan. Setelah stok tersebut terserap, harga perangkat berpotensi meningkat mengikuti kenaikan biaya komponen.
Dengan pertumbuhan Infinix yang tinggi, Metrodata menilai bisnis smartphone masih menjadi salah satu penopang pertumbuhan bisnis distribusi perseroan pada tahun ini.
Baca Juga: Dukung Ketahanan Pangan, NHM Kembangkan Pertanian Modern di Kao Barat
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













