Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indospring Tbk (INDS) mendapat tambaha arus kas. Dana tersebut diperoleh setelah perusahaan suku cadang kendaraan bermotor ini menerima pengembalian setoran modal sebesar Rp 19,3 miliar dari entitas anak usahanya, PT Indobaja Primamurni (IBPM).
Pengembalian modal tersebut dilakukan seiring aksi penurunan modal IBPM. Penurunan modal IBPM telah mendapat persetujuan Menteri Hukum Republik Indonesia melalui Surat Keputusan Nomor AHU-0077057.AH.01.02.Tahun 2026 tertanggal 19 Agustus 2026. Persetujuan tersebut diterima Indospring dari notaris pada tanggal yang sama.
Setelah penurunan modal, modal IBPM berkurang dari sebelumnya Rp 35 miliar menjadi Rp 15 miliar. Sejalan dengan itu, jumlah saham yang beredar turun dari 35 juta saham menjadi 15 juta saham, dengan nilai nominal Rp 1.000 per saham.
Baca Juga: Pengamat Jelaskan Alasan SKK Migas Perlu Diubah Jadi BUK Migas dalam RUU Migas
Direktur INDS Bob Budiono dalam keterbukaan informasi di BEI pada Kamis (20/8/2026) menjelaskan, modal dan jumlah saham berubah, struktur kepemilikan IBPM tetap sama. Indospring masih menjadi pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan sebesar 96,5%, sedangkan PT Indra Putra Mega tetap menguasai 3,5%.
Sebelum penurunan modal, Indospring memiliki 33,775 juta saham IBPM. Setelah aksi korporasi tersebut, jumlah saham yang dimiliki Indospring menjadi 14,475 juta saham.
Adapun kepemilikan PT Indra Putra Mega berkurang dari sebelumnya 1,225 juta saham menjadi 525.000 saham. Dengan demikian, meski jumlah saham masing-masing pemegang saham turun, persentase kepemilikan tidak mengalami perubahan.
Dari aksi penurunan modal tersebut, Indospring menerima pengembalian setoran modal Rp19,3 miliar pada Agustus 2026. Nilai pengembalian tersebut sesuai dengan porsi kepemilikan Indospring sebesar 96,5% di IBPM.
Manajemen Indospring menyatakan dana yang diterima akan digunakan untuk memperkuat struktur arus kas.
Harga saham INDS ditutup naik 2,31% di level Rp 266 per saham pada Kamis (20/8/2026).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














