Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) memastikan aktivitas operasional Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, tetap berjalan normal meski kawasan tersebut terdampak banjir akibat hujan berintensitas tinggi sejak Jumat (2/1/2026) lalu.
Perusahaan terus memantau kondisi lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait guna menjaga kelancaran arus logistik dan akses menuju kawasan industri dan pelabuhan.
Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ali Sodikin, mengatakan pengamanan operasional pelabuhan menjadi prioritas utama mengingat Pelabuhan Ciwandan merupakan salah satu simpul penting distribusi logistik di wilayah Banten dan sekitarnya.
Baca Juga: Pelindo Bebaskan Biaya Layanan Peti Kemas Bantuan Bencana untuk Aceh dan Sumatra
“Hingga saat ini, aktivitas di Pelabuhan Ciwandan berlangsung seperti biasa. Kami terus memantau kondisi lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait untuk memastikan akses logistik tetap terjaga,” ujar Ali dalam siaran ers, Minggu (4/1/2026).
Banjir yang melanda wilayah Cilegon sempat merendam sejumlah ruas jalan utama, termasuk kawasan di depan Pabrik Semen hingga Jalan Lingkar Selatan (JLS), yang merupakan jalur strategis penghubung Anyer–Cilegon.
Genangan air di jalur tersebut menyebabkan lalu lintas tersendat dan berpotensi mengganggu mobilitas barang serta aktivitas ekonomi di sekitar kawasan industri dan pelabuhan.
Berdasarkan laporan di lapangan, banjir meluas di tiga kecamatan, yakni Ciwandan, Cibeber, dan Jombang. Kawasan Ciwandan, khususnya Kampung Kebanjiran, menjadi salah satu titik dengan dampak terparah akibat luapan air.
Baca Juga: Pelindo Perkuat Strategi Bisnis Berkelanjutan Dorong Ekonomi Maritim Nasional
Di tengah upaya menjaga kelangsungan bisnis dan operasional kepelabuhanan, Pelindo juga mengambil langkah tanggap darurat untuk membantu masyarakat sekitar yang terdampak langsung banjir. Perusahaan menyalurkan 500 paket bantuan sembako kepada warga di kawasan Ciwandan.
Ali menyebutkan, bantuan tersebut merupakan bentuk respons cepat Pelindo terhadap kondisi sosial di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Banjir berdampak langsung terhadap aktivitas harian masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan. Pelindo hadir untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak,” katanya.
Pelindo menegaskan akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan dampak banjir, baik untuk mendukung pemulihan masyarakat maupun memastikan keberlangsungan aktivitas kepelabuhanan tetap aman dan terkendali.
Selanjutnya: ALUDI Optimis Dana Kelolaan Tumbuh 50% pada Tahun 2026
Menarik Dibaca: Sulit Fokus Bisa Jadi Anda Terkena Popcorn Brain
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













