kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.515.000   27.000   1,09%
  • USD/IDR 16.761   21,00   0,13%
  • IDX 8.792   44,33   0,51%
  • KOMPAS100 1.212   6,82   0,57%
  • LQ45 854   2,31   0,27%
  • ISSI 318   3,40   1,08%
  • IDX30 438   -0,52   -0,12%
  • IDXHIDIV20 512   0,53   0,10%
  • IDX80 135   0,81   0,60%
  • IDXV30 140   0,26   0,18%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Pelindo Pastikan Operasional Pelabuhan Ciwandan Normal Pasca Banjir


Minggu, 04 Januari 2026 / 19:37 WIB
Pelindo Pastikan Operasional Pelabuhan Ciwandan Normal Pasca Banjir
ILUSTRASI. Pengalihan penyeberangan untuk truk di Pelabuhan Ciwandan (ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas). PT Pelindo memastikan operasional Pelabuhan Ciwandan berjalan normal meski terdampak banjir. Koordinasi intensif dijaga untuk kelancaran logistik.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) memastikan aktivitas operasional Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, tetap berjalan normal meski kawasan tersebut terdampak banjir akibat hujan berintensitas tinggi sejak Jumat (2/1/2026) lalu. 

Perusahaan terus memantau kondisi lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait guna menjaga kelancaran arus logistik dan akses menuju kawasan industri dan pelabuhan.

Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ali Sodikin, mengatakan pengamanan operasional pelabuhan menjadi prioritas utama mengingat Pelabuhan Ciwandan merupakan salah satu simpul penting distribusi logistik di wilayah Banten dan sekitarnya.

Baca Juga: Pelindo Bebaskan Biaya Layanan Peti Kemas Bantuan Bencana untuk Aceh dan Sumatra

“Hingga saat ini, aktivitas di Pelabuhan Ciwandan berlangsung seperti biasa. Kami terus memantau kondisi lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait untuk memastikan akses logistik tetap terjaga,” ujar Ali dalam siaran ers, Minggu (4/1/2026).

Banjir yang melanda wilayah Cilegon sempat merendam sejumlah ruas jalan utama, termasuk kawasan di depan Pabrik Semen hingga Jalan Lingkar Selatan (JLS), yang merupakan jalur strategis penghubung Anyer–Cilegon. 

Genangan air di jalur tersebut menyebabkan lalu lintas tersendat dan berpotensi mengganggu mobilitas barang serta aktivitas ekonomi di sekitar kawasan industri dan pelabuhan.

Berdasarkan laporan di lapangan, banjir meluas di tiga kecamatan, yakni Ciwandan, Cibeber, dan Jombang. Kawasan Ciwandan, khususnya Kampung Kebanjiran, menjadi salah satu titik dengan dampak terparah akibat luapan air.

Baca Juga: Pelindo Perkuat Strategi Bisnis Berkelanjutan Dorong Ekonomi Maritim Nasional

Di tengah upaya menjaga kelangsungan bisnis dan operasional kepelabuhanan, Pelindo juga mengambil langkah tanggap darurat untuk membantu masyarakat sekitar yang terdampak langsung banjir. Perusahaan menyalurkan 500 paket bantuan sembako kepada warga di kawasan Ciwandan.

Ali menyebutkan, bantuan tersebut merupakan bentuk respons cepat Pelindo terhadap kondisi sosial di sekitar wilayah operasional perusahaan. 

“Banjir berdampak langsung terhadap aktivitas harian masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan. Pelindo hadir untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak,” katanya.

Pelindo menegaskan akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan dampak banjir, baik untuk mendukung pemulihan masyarakat maupun memastikan keberlangsungan aktivitas kepelabuhanan tetap aman dan terkendali.

Selanjutnya: ALUDI Optimis Dana Kelolaan Tumbuh 50% pada Tahun 2026

Menarik Dibaca: Sulit Fokus Bisa Jadi Anda Terkena Popcorn Brain

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×