kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Peluang bisnis industri farmasi tetap positif saat pandemi virus corona


Senin, 18 Mei 2020 / 16:05 WIB
ILUSTRASI. Kalbe Learning Center KONTAN/Baihaki/6/2/2019


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Handoyo

Perusahaan cukup agresif tahun ini dengan membidik pertumbuhan bisnis dobel digit. Disamping itu Zahmilia Akbar, Corporate Secretary PEHA mengatakan, perseroan juga menargetkan penambahan 12 produk, baik segmen alat kesehatan maupun obat resep di tahun ini.

Namun bicara soal capex, manajemen mengaku cukup berhati-hati dalam menganggarkannya saat ini. "Untuk capex belum dapat disampaikan, mengingat kondisi perekonomian dan fokus kami saat ini untuk mendukung pemerintah dalam menghadapi wabah covid-19," terang Zahmilia kepada Kontan.co.id, Jumat (15/5).

Sebelumnya perusahaan dikabarkan menggunakan fasilitas pembiayaan bersama induk usahanya, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) sebanyak Rp 1,35 triliun. Penggunaan fasilitas tersebut agar PEHA dapat memperoleh pembiayaan untuk modal kerja maupun pengembangan usaha.

Baca Juga: Ada corona, perusahaan multifinance merevisi target penyaluran pembiayaan tahun ini

Sementara itu, beberapa waktu lalu Verdi Budidarmo, Direktur Utama KAEF mengatakan perseroan melakukan efisiensi dari sisi capex, dimana tahun ini anggarannya menjadi Rp 1,44 triliun. Sebelumnya, perusahaan berencana mengalokasikan jumlah belanja modal sebesar Rp 1,98 triliun.

Pada tahun ini, KAEF fokus untuk mendukung pemerintah dalam menangani Covid-19 dalam bidang logistik obat, alat kesehatan, dan layanan kesehatan, hal ini menjadi peluang yang positif bagi perusahaan. Adapun tahun ini KAEF diketahui menargetkan pendapatan bersih tahun ini sebesar Rp 11,7 triliun, atau naik 24% dibandingkan pendapatan bersih tahun lalu Rp 9,4 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×