kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Peluang ekspor CPO ke Pakistan bakal terbuka lebar


Selasa, 10 Juli 2012 / 15:55 WIB
Peluang ekspor CPO ke Pakistan bakal terbuka lebar
ILUSTRASI. Pekerja menyelesaikan produksi bensin nabati. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc.


Reporter: Handoyo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan perjanjian perdagangan bidang tertentu seperti preferential trade agreement (PTA) Indonesia dengan Pakistan kelar dalam tiga bulan ke depan. Imbal hasil perjanjian itu diharapkan mampu menggenjot ekspor crude palm oil (CPO) ke Pakistan.

"Mereka (tim negosiasi) telah pergi ke Islamabad untuk membahas rule of origin (kententuan asal barang)," kata Iman Pambagyo, Direktur Jenderal (Dirjen) Kerja Sama Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan di Jakarta, Senin (9/7)

Perjanjian kerja sama itu, akan meningkatkan daya saing ekspor CPO Indonesia ke Pakistan. Selama ini CPO Indonesia bersaing dengan CPO dari Malaysia yang sudah lebih duluan membuat kerja sama dengan Pakistan.

Iman berharap, setelah ratifikasi perjanjian, Indonesia bisa segera meningkatkan kinerja ekspor CPO ke Pakistan. "Konsumsi CPO Pakistan cukup besar, selain itu dapat diteruskan pula ke Iran dan negara-negara kawasan Timur Tengah," ujar Iman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×