kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   30.000   1,05%
  • USD/IDR 17.157   13,00   0,08%
  • IDX 7.624   -52,36   -0,68%
  • KOMPAS100 1.056   -6,56   -0,62%
  • LQ45 760   -4,37   -0,57%
  • ISSI 277   0,16   0,06%
  • IDX30 404   -2,51   -0,62%
  • IDXHIDIV20 489   -2,28   -0,46%
  • IDX80 118   -0,60   -0,51%
  • IDXV30 138   1,46   1,07%
  • IDXQ30 129   -0,80   -0,62%

Peluang ekspor CPO ke Pakistan bakal terbuka lebar


Selasa, 10 Juli 2012 / 15:55 WIB
ILUSTRASI. Pekerja menyelesaikan produksi bensin nabati. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc.


Reporter: Handoyo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan perjanjian perdagangan bidang tertentu seperti preferential trade agreement (PTA) Indonesia dengan Pakistan kelar dalam tiga bulan ke depan. Imbal hasil perjanjian itu diharapkan mampu menggenjot ekspor crude palm oil (CPO) ke Pakistan.

"Mereka (tim negosiasi) telah pergi ke Islamabad untuk membahas rule of origin (kententuan asal barang)," kata Iman Pambagyo, Direktur Jenderal (Dirjen) Kerja Sama Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan di Jakarta, Senin (9/7)

Perjanjian kerja sama itu, akan meningkatkan daya saing ekspor CPO Indonesia ke Pakistan. Selama ini CPO Indonesia bersaing dengan CPO dari Malaysia yang sudah lebih duluan membuat kerja sama dengan Pakistan.

Iman berharap, setelah ratifikasi perjanjian, Indonesia bisa segera meningkatkan kinerja ekspor CPO ke Pakistan. "Konsumsi CPO Pakistan cukup besar, selain itu dapat diteruskan pula ke Iran dan negara-negara kawasan Timur Tengah," ujar Iman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×