kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Pembangunan RS baru Pertamedika masih terganjal izin Pemda


Rabu, 07 Februari 2018 / 21:50 WIB
ILUSTRASI. Geliat Ekspansi Rumah Sakit Pertamina - Pertamedika


Reporter: Jane Aprilyani | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamedika Indonesia Healtcare Corporation (IHC) tampaknya harus bersabar untuk membangun rumahsakit baru yang  di bangun di kawasan Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) di Jakarta. Rumahsakit ini rencananya akan dibangun dengan wajah baru. Namun pembangunannya harus tertunda karena masih menunggu persetujuan izin dari pemerintah daerah.

Nantinya gedung yang dibangun satu kawasan dengan Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta ini memiliki kapasitas 12 lantai. Terletak di gedung A, rumah sakit ini akan menjadi rumah sakit tipe modern dengan lima layanan unggulan yaitu melayani pasien jantung, kanker, ortopedi, burn unit dan beauty unit.

Dani Amrul Ichdan, Direktur Utama Pertamedika mengatakan, target membangun rumahsakit awal tahun terhenti sejenak karena urusan izin dari Pemerintah Daerah yang masih menunggu.

Untuk bisa merealisasikan rencana tersebut, Pertamedika bakal menggelontorkan dana hingga Rp 750 miliar. Nilai investasi tersebut sudah termasuk peralatan medis dan pengembangan sumber daya manusia. Dani menyebutkan, dengan adanya rumah sakit baru ini akan berkontribusi 15%-20% ke pendapatan Pertamedika IHC.

Di samping menunggu rencana pembangunan rumahsakit baru, Dani menuturkan bahwa Oktober 2017 lalu, PT Pertamedika Indonesia Healtcare Corporation (IHC) telah membangun poliklinik khusus Kartu Indonesia Sehat.

Poliklinik Kartu Indonesia Sehat ini berada di gedung K di kawasan RSPP yang melayani semua pasien pengguna kartu Indonesia sehat (KIS). "Ini terdiri dari empat lantai yang dibagi atas 20 poliklinik khusus untuk pasien BPJS. Sekarang akan kami renovasi dengan tampilan modern juga eksklusif," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×