kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.035   52,00   0,29%
  • IDX 6.186   -10,65   -0,17%
  • KOMPAS100 807   -4,25   -0,52%
  • LQ45 613   -2,23   -0,36%
  • ISSI 214   -0,32   -0,15%
  • IDX30 345   -1,11   -0,32%
  • IDXHIDIV20 427   -1,32   -0,31%
  • IDX80 92   -0,44   -0,48%
  • IDXV30 116   -0,47   -0,40%
  • IDXQ30 110   -0,53   -0,47%

Pertamina International Shipping (PIS) Raup Laba Rp 10,3 Triliun pada 2025


Senin, 27 Juli 2026 / 21:29 WIB
Pertamina International Shipping (PIS) Raup Laba Rp 10,3 Triliun pada 2025
ILUSTRASI. Pertamina International Shipping (PIS) Kantongi SIRE untuk 84 Kapal pada 2025 (Dok/Pertamina International Shipping (PIS))


Reporter: kompas.com | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  PT Pertamina International Shipping (PIS) membukukan laba bersih sebesar US$ 572,48 juta atau sekitar Rp 10,30 triliun (Kurs Rp 18.000) sepanjang 2025, naik 2,49% dibandingkan tahun sebelumnya.

Kenaikan laba didorong oleh pertumbuhan pendapatan, efisiensi biaya, penguatan armada, serta ekspansi bisnis di tengah tantangan industri pelayaran global.

Sepanjang 2025, anak usaha Pertamina tersebut mencatatkan pendapatan usaha US$ 3,33 miliar atau sekitar Rp 60 triliun. PIS juga terus memperkuat perannya dalam mendukung distribusi energi nasional sekaligus memperluas bisnis di pasar internasional.

Baca Juga: Dua Kapal Pertamina Selamat dari Wilayah Konflik Timur Tengah

Pelaksana Tugas (Pjs.) Corporate Secretary PIS Vega Pita mengatakan, pertumbuhan kinerja perusahaan merupakan hasil dari strategi penguatan armada, diversifikasi bisnis, serta disiplin operasional yang dijalankan secara konsisten.

"Pertumbuhan laba bersih dan pendapatan yang kami capai di 2025 merupakan hasil dari kombinasi penguatan armada, ekspansi bisnis, disiplin operasional, dan efisiensi biaya yang konsisten kami jalankan," ujar Vega, Jumat (24/7).

Dari sisi operasional, PIS mengangkut 107,69 miliar liter minyak mentah, produk kilang, bahan bakar minyak (BBM), dan liquefied petroleum gas (LPG) sepanjang 2025.

Kinerja tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga keandalan distribusi energi ke berbagai wilayah di Indonesia.

Perusahaan juga menyetor kontribusi kepada negara sebesar Rp 4,87 triliun melalui pembayaran pajak dan dividen.

Baca Juga: Pertamina Pantau Ketat Situasi Timur Tengah, 4 Kapal Masih Beroperasi di Kawasan

Selain itu, PIS terus mendukung industri perkapalan nasional melalui pemeliharaan armada, peningkatan kemampuan galangan kapal, serta pengembangan kompetensi pelaut Indonesia.

Di segmen bisnis, angkutan liquefied natural gas (LNG) menjadi salah satu motor pertumbuhan. Sepanjang 2025, PIS mencatat 11 pengiriman LNG, meningkat sekitar 5,5 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Perseroan juga memperluas bisnis gas dan petrokimia melalui 28 pengiriman Vinyl Chloride Monomer (VCM).

Tak hanya itu, PIS mulai merambah pasar baru dengan pengangkutan perdana 30.216 metrik ton slab steel sebagai bagian dari strategi diversifikasi di luar angkutan energi.

Untuk menopang ekspansi tersebut, PIS memperkuat kapasitas armada. Hingga akhir 2025, perusahaan mengelola dan mengawasi 111 kapal, sebelum integrasi bisnis hilir di lingkungan Pertamina Group.

Selain mencatat pertumbuhan bisnis, PIS juga melaporkan kemajuan di bidang keberlanjutan.

Perusahaan berhasil menurunkan emisi karbon sebesar 116.761 ton setara CO2 (tCO2e) atau mencapai 158% dari target 2025, terutama melalui optimalisasi pelayaran dan penggunaan teknologi yang meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar.

Baca Juga: PIS Buka Suara, Pekerja Asing di Kapal Pertamina Hanya 6% dari Total ABK

Komitmen terhadap aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) turut tercermin dari peningkatan peringkat ESG BB dari MSCI. Di bidang sumber daya manusia, PIS juga memperoleh pengakuan sebagai Top Employer Indonesia 2025.

Pada program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), PIS mencatat 76.151 penerima manfaat. Bersama doctorSHARE, perusahaan mengoperasikan Rumah Sakit Kapal di Waigeo yang melayani 4.099 pasien selama 60 hari di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Di sektor lingkungan, PIS menanam 38.000 mangrove, 3.200 lamun, 625 karang, serta melakukan penandaan terhadap tujuh hiu paus untuk mendukung konservasi keanekaragaman hayati laut.

Sumber: https://money.kompas.com/read/2026/07/24/210534126/laba-pertamina-international-shipping-tembus-rp-103-triliun-pada-2025.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×