kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Pemerintah buka keran impor jagung 200.000 ton


Selasa, 01 Mei 2012 / 16:41 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi posko pengaduan THR 2021. ANTARA FOTO/Reno Esnir/kye/18.


Reporter: Handoyo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Kabar gembira bagi para produsen pakan ternak dalam negeri. Pasalnya, Mei ini Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan sinyal impor jagung sebanyak 200.000 ton.

Syukur Iwantoro, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian mengatakan, berdasarkan survei yang dilakukan Kementan dan Gabungan Pengusaha Makan Ternak (GPMT), stok jagung April-Juni berada dikisaran 3,3 juta ton. "Posisinya tersebar di daerah, dan terkendala biaya transportasi," kata Syukur (1/5).

Meski ada kebijakan importasi jagung, namun Syukur bilang jumlah ini hanya berlaku untuk mengisi kekurangan bagi perusahaan pakan pada bulan Mei saja. Untuk kuotanya sendiri, Syukur bilang jumlahnya tidak lebih dari 200.000 ton.

Berdasarkan survei tersebut, beberapa daerah yang masih potensial menghasilkan jagung antara lain Dompu dan Sumbawa. Proses importasi ini menurut Syukur masih melalui Kementerian Pertanian, pasalnya tata niaga impor produk hortikultura belum diterbitkan Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×