kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   19.000   0,67%
  • USD/IDR 17.099   75,00   0,44%
  • IDX 6.971   -18,40   -0,26%
  • KOMPAS100 958   -7,36   -0,76%
  • LQ45 702   -6,10   -0,86%
  • ISSI 250   -0,25   -0,10%
  • IDX30 382   -5,99   -1,54%
  • IDXHIDIV20 472   -9,70   -2,02%
  • IDX80 108   -0,78   -0,72%
  • IDXV30 130   -2,34   -1,76%
  • IDXQ30 124   -2,23   -1,77%

Pemerintah Godok Formula Harga BBM Non-Subsidi, Libatkan SPBU Swasta


Selasa, 07 April 2026 / 14:43 WIB
Pemerintah Godok Formula Harga BBM Non-Subsidi, Libatkan SPBU Swasta
ILUSTRASI. Pengendara kendaraan roda dua mengisi BBM Nonsubsidi (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah tengah mematangkan pembahasan terkait penetapan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi di tengah gejolak harga minyak global akibat konflik Timur Tengah.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa penyusunan formula harga tersebut tidak hanya melibatkan internal pemerintah, tetapi juga menggandeng pelaku usaha, termasuk operator SPBU swasta.

Baca Juga: Gejolak di Timur Tengah, Bahlil: Pasokan LPG Dialihkan ke Amerika Hingga Australia

“Menyangkut harga BBM non-subsidi, kami sedang melakukan pembahasan. Proses ini tentu melibatkan badan usaha swasta lainnya. Saat ini kami masih mengatur dan mencari formulasi yang baik dan bijaksana,” ujarnya saat ditemui di Jakarta, Senin (6/4/2026).

Bahlil menegaskan, pemerintah sangat berhati-hati dalam menentukan kebijakan tersebut dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap daya beli masyarakat.

Penetapan harga baru diharapkan tidak menimbulkan gejolak, baik pada segmen BBM subsidi maupun non-subsidi.

“Tunggu sampai selesai, nanti saya kabari. Yang jelas pemerintah sangat memahami kondisi masyarakat saat ini, baik untuk BBM subsidi maupun non-subsidi,” tambahnya.

Meski demikian, Bahlil belum dapat memastikan kapan keputusan final akan diumumkan. Ia hanya menegaskan bahwa tim saat ini tengah bekerja intensif menyelesaikan perhitungan dan simulasi kebijakan.

Baca Juga: Harga Energi Fosil Mahal, Minat Pemanfaatan Panel Surya Diproyeksi Meningkat

“Sekarang kami masih melakukan exercise dalam rapat. Nanti kalau sudah ada hasilnya, akan kami sampaikan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pemerintah sebelumnya memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi per 1 April 2026, di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah.

Harga BBM non-subsidi juga belum mengalami penyesuaian, seiring pemerintah yang masih mencermati perkembangan situasi global dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×