kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Pemerintah Tidak Akan Naikkan Bea Masuk Impor Baja


Senin, 01 Desember 2008 / 12:15 WIB


Reporter: Uji Agung Santosa |

JAKARTA. Pemerintah tidak akan menaikkan bea masuk baja impor dari ketetapan sekarang sebesar 5%. Namun pemerintah akan memperketat impor baja, di mana impor baja hanya diperbolehkan untuk kebutuhan produksi, kebutuhan proyek tertentu. Selain itu, maka penggunaan baja diwajibkan dari dalam negeri.

Deputi Menko Perekonomian Bidang Industri dan Perdagangan Eddy Putra Irawadi mengatakan kenaikan bea masuk akan sangat percuma membendung terjangan impor baja.
"Untuk apa, kita sekarang banyak mempunyai kerjasama perdagangan (FTA) sehingga tidak akan efektif. Ekspor baja kita banyak dari Cina, Korea dan Jepang dan kita semua punya FTA. Artinya jika pun kita taruh bea masuk 100%, kalau ada FTA 0-5%, tidak ada gunanya," kata Eddy.

Untuk baja, pemerintah menyiapkan jurus anti dumping yang saat ini telah berlangsung. Selain anti dumping, pemerintah juga akan mengatur ketentuan impor di mana impor hanya boleh untuk kebutuhan produksi dan kebutuhan proyek tertentu. Sedangkan untuk keperluan lain termasuk konsumsi diwajibkan membeli dari dalam negeri mulai 2009.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×