kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.904.000   15.000   0,79%
  • USD/IDR 16.800   4,00   0,02%
  • IDX 6.262   8,20   0,13%
  • KOMPAS100 896   3,65   0,41%
  • LQ45 707   -0,42   -0,06%
  • ISSI 194   0,88   0,46%
  • IDX30 372   -0,72   -0,19%
  • IDXHIDIV20 450   -1,01   -0,22%
  • IDX80 102   0,35   0,35%
  • IDXV30 106   0,47   0,45%
  • IDXQ30 122   -0,87   -0,70%

Pemerintah usulkan pemasangan GPS di angkutan umum


Kamis, 31 Oktober 2013 / 19:08 WIB
Pemerintah usulkan pemasangan GPS di angkutan umum
ILUSTRASI. Kode Redeem FF Hari Ini 23 Juni, Ini Kesempatan Buat Dapetin Skin Senjata & Bundle


Reporter: Dikky Setiawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan berencana memasang global positioning system (GPS) di semua angkutan umum. Hal itu bertujuan untuk memantau lokasi kemacetan di dalam kota terutama daerah yang mengalami kemacetan parah.

"Sekarang sudah banyak perusahaan swasta angkutan umum yang ada di Jakarta sudah menggunakan perangkat GPS," ujar Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono di Jakarta, Kamis (31/10/2013).

Dengan perkembangan zaman, Bambang menilai, teknologi GPS sudah sangat mudah digunakan. Hal itu dilihat Bambang dari bus-bus sekolah swasta yang memakai sistem GPS.

"Mobil pengantar di sekolah eksklusif menggunakan perangkat GPS agar bisa memantau kecepatan, sopir yang bermain-main, dan bisa melihat keberadaan mobil yang dikendarai," ungkap Bambang.

Bambang menambahkan, jika semua angkutan umum sudah memasang GPS, kemacetan di dalam kota bisa berkurang. Saat ini pemerintah pusat dan daerah masih mengkaji pemasangan GPS.

"Jika ini dilakukan sangat baik, maka akan kami coba dorong penggunaan GPS di angkutan umum yang ada di kota-kota besar," papar Bambang. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×