kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

Pencairan dana talangan Merpati tunggu Kemenkeu


Jumat, 06 Juni 2014 / 14:36 WIB
ILUSTRASI. Belum lama ini, beredar tawaran umrah murah dari sebuah perusahaan e-commerce berbasis membership bernama AYO. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/nym.


Sumber: Kompas.com | Editor: Roy Franedya

JAKARTA. Kementerian Keuangan belum bisa mengeluarkan dana talangan sebesar Rp 400 miliar untuk penyelamatan PT Merpati Nusantara Airlines (Persero). Hal tersebut dikarenakan belum adanya pembahasan yang dilalukan oleh Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan.

"Dana itu belum (bisa dikeluarkan) karena belum ada pembahasan dengan Meneg BUMN," ujar Menteri Keuangan, Chatib Basri di Jakarta, Jumat (5/6/2013).

PT Merpati sendiri sudah meminta dana talangan restrukturisasi dan revitalisasi sebesar Rp 400 miliar kepada pemerintah. Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk membayar gaji karyawan dan operasional Merpati.

Direktur Utama PT Merpati, Asep Ekanugraha, pernah mengatakan pengajuan dana restruktrisasi dan revitalisasi sudah disetujui oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Namun pencairannya belum dapat dipastikan karena menunggu keputusan dari Kementerian Keuangan.

Di tengah lilitan utang sebesar Rp 6,7 triliun, Merpati juga menghadapi tuntutan karyawan yang tidak mendapatkan gaji. Bahkan, karena tidak menerima hak-hak normatif sejak November 2013, puluhan pilot Merpati hengkang dari maskapai yang melayani rute perintis tersebut. (Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×