kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pencairan dana talangan Merpati tunggu Kemenkeu


Jumat, 06 Juni 2014 / 14:36 WIB
ILUSTRASI. Belum lama ini, beredar tawaran umrah murah dari sebuah perusahaan e-commerce berbasis membership bernama AYO. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/nym.


Sumber: Kompas.com | Editor: Roy Franedya

JAKARTA. Kementerian Keuangan belum bisa mengeluarkan dana talangan sebesar Rp 400 miliar untuk penyelamatan PT Merpati Nusantara Airlines (Persero). Hal tersebut dikarenakan belum adanya pembahasan yang dilalukan oleh Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan.

"Dana itu belum (bisa dikeluarkan) karena belum ada pembahasan dengan Meneg BUMN," ujar Menteri Keuangan, Chatib Basri di Jakarta, Jumat (5/6/2013).

PT Merpati sendiri sudah meminta dana talangan restrukturisasi dan revitalisasi sebesar Rp 400 miliar kepada pemerintah. Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk membayar gaji karyawan dan operasional Merpati.

Direktur Utama PT Merpati, Asep Ekanugraha, pernah mengatakan pengajuan dana restruktrisasi dan revitalisasi sudah disetujui oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Namun pencairannya belum dapat dipastikan karena menunggu keputusan dari Kementerian Keuangan.

Di tengah lilitan utang sebesar Rp 6,7 triliun, Merpati juga menghadapi tuntutan karyawan yang tidak mendapatkan gaji. Bahkan, karena tidak menerima hak-hak normatif sejak November 2013, puluhan pilot Merpati hengkang dari maskapai yang melayani rute perintis tersebut. (Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×