kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.847   25,00   0,14%
  • IDX 6.102   -75,57   -1,22%
  • KOMPAS100 796   -12,14   -1,50%
  • LQ45 601   -8,17   -1,34%
  • ISSI 211   -1,68   -0,79%
  • IDX30 340   -4,72   -1,37%
  • IDXHIDIV20 417   -4,53   -1,08%
  • IDX80 90   -1,34   -1,46%
  • IDXV30 112   -0,55   -0,49%
  • IDXQ30 108   -1,67   -1,52%

Pendapatan Metro Realty terkerek kenaikan tarif


Jumat, 11 Desember 2015 / 16:55 WIB


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Pelemahan daya beli masyarakat teranyata tak banyak mempengaruhi bisnis PT Metro Realty Tbk. Walaupun kondisi perekonomian kurang menggembirakan tetapi perseroan masih bisa mencatatkan pertumbuhan pendapatan.

Di kuartal III kemarin, pendapatan mengalami peningkatan dari Rp 13,23 miliar menjadi Rp 17,89 miliar. Manajemen mengklaim hal ini terjadi karena penyesuaian tarif yang dilakukan.

Asal tahu saja, pemasukan Metro Realty pada kuartal III mayoritas ditopang oleh pertumbuhan dari bisnis penyewaan gedung. “Dengan renovasi, kami bisa melakukan penyesuaian harga,” kata Arief Thamin, Direktur PT Metro Realty Tbk, Jumat (11/12).

Menurutnya, setelah renovasi, kini penyesuaian harga bisa dilakukan lebih mudah. Dengan naiknya tarif listrik dan biaya maintenance kini tarif sewa bisa disesuikan sekitar 10%-15%. Walaupun ketika proses renovasi itu dilakukan mempengaruhi kunjungan konsumen, tetapi pada akhirnya berkat penyesuaian itu pendapatan perusahaan bisa tetap tumbuh.

Namun kenaikan pendapatan ini tidak berbanding lurus dengan capaian laba perusahaan. Kali ini Metro Realty masih harus menelan kerugian sekitar Rp 3,6 miliar. Beruntungnya nilai ini sedikit meningkat dari kerugian periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp 3,71 miliar.

Selain penyewwan gedung, pendapatan juga disumbang dari sewa apartemen sebesar RP 1,9 miliar dan pendapatan parkir sebesar Rp 435,8 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×