kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.032   32,00   0,19%
  • IDX 7.081   -103,90   -1,45%
  • KOMPAS100 979   -14,34   -1,44%
  • LQ45 719   -8,28   -1,14%
  • ISSI 253   -3,70   -1,44%
  • IDX30 389   -3,83   -0,97%
  • IDXHIDIV20 485   -2,65   -0,54%
  • IDX80 110   -1,45   -1,30%
  • IDXV30 134   -0,36   -0,27%
  • IDXQ30 127   -1,13   -0,88%

Pendapatan Metro Realty terkerek kenaikan tarif


Jumat, 11 Desember 2015 / 16:55 WIB


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Pelemahan daya beli masyarakat teranyata tak banyak mempengaruhi bisnis PT Metro Realty Tbk. Walaupun kondisi perekonomian kurang menggembirakan tetapi perseroan masih bisa mencatatkan pertumbuhan pendapatan.

Di kuartal III kemarin, pendapatan mengalami peningkatan dari Rp 13,23 miliar menjadi Rp 17,89 miliar. Manajemen mengklaim hal ini terjadi karena penyesuaian tarif yang dilakukan.

Asal tahu saja, pemasukan Metro Realty pada kuartal III mayoritas ditopang oleh pertumbuhan dari bisnis penyewaan gedung. “Dengan renovasi, kami bisa melakukan penyesuaian harga,” kata Arief Thamin, Direktur PT Metro Realty Tbk, Jumat (11/12).

Menurutnya, setelah renovasi, kini penyesuaian harga bisa dilakukan lebih mudah. Dengan naiknya tarif listrik dan biaya maintenance kini tarif sewa bisa disesuikan sekitar 10%-15%. Walaupun ketika proses renovasi itu dilakukan mempengaruhi kunjungan konsumen, tetapi pada akhirnya berkat penyesuaian itu pendapatan perusahaan bisa tetap tumbuh.

Namun kenaikan pendapatan ini tidak berbanding lurus dengan capaian laba perusahaan. Kali ini Metro Realty masih harus menelan kerugian sekitar Rp 3,6 miliar. Beruntungnya nilai ini sedikit meningkat dari kerugian periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp 3,71 miliar.

Selain penyewwan gedung, pendapatan juga disumbang dari sewa apartemen sebesar RP 1,9 miliar dan pendapatan parkir sebesar Rp 435,8 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×