kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.027   27,00   0,16%
  • IDX 7.095   -89,91   -1,25%
  • KOMPAS100 981   -12,12   -1,22%
  • LQ45 720   -7,16   -0,99%
  • ISSI 254   -3,24   -1,26%
  • IDX30 390   -3,04   -0,77%
  • IDXHIDIV20 485   -2,52   -0,52%
  • IDX80 111   -1,22   -1,09%
  • IDXV30 134   -0,39   -0,29%
  • IDXQ30 127   -0,90   -0,70%

Transaksi E-Commerce Saat Sahur Melonjak 15 Kali Lipat Selama Periode Ramadan


Kamis, 02 April 2026 / 10:59 WIB
Transaksi E-Commerce Saat Sahur Melonjak 15 Kali Lipat Selama Periode Ramadan
ILUSTRASI. Belanja online (KONTAN/Cheppy A Muchlis)


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi E-Commerce Indonesia atau Indonesia E-Commerce Association (idEA) mengungkap, selama periode Ramadan 2026, terjadi lonjakan transaksi sebesar 15 kali lipat pada waktu sahur dibanding hari normal.

Kepala Bidang Komunikasi Publik idEA, Reancy Triashari mengatakan, capaian ini terjadi seiring platform e-commerce memanfaatkan momentum sahur sebagai strategi krusial dalam berbagai festival belanja Ramadan.

Salah satu fitur yang digenjot platform e-commerce saat sahur adalah fitur live streaming. Fitur ini, kata Reancy, menjadi katalis utama dalam meningkatkan kepercayaan konsumen melalui interaksi real-time guna memvalidasi kualitas produk.

Baca Juga: Penjualan di Shopee Meningkat Selama Ramadan, Produk Mamin Tumbuh 13 Kali Lipat

“Fitur live streaming sekaligus berfungsi sebagai sarana hiburan informatif sembari menunggu waktu imsak,” kata dia kepada Kontan, Rabu (1/4/2026) malam.

Tak hanya itu, idEA melihat peningkatan transaksi pada Ramadan tahun ini juga didorong oleh perubahan perilaku konsumen. Pasalnya, lanjut Reancy, terjadi pergeseran psikologis dari belanja impulsif ke belanja yang memiliki tujuan. Di mana, konsumen disebut tidak lagi mudah tergiur oleh flash sale yang tidak relevan.

“Tren ini menunjukkan pergeseran dari sekadar berburu diskon menjadi belanja yang lebih terencana, selektif, dan berbasis komunitas. Tekanan ekonomi membuat konsumen lebih kritis dalam menilai value sebuah produk,” ujarnya.

Baca Juga: Penjualan Lazada Meningkat 3,5 Kali Lipat pada Periode Ramadan 2026

Reancy menambahkan, transaksi e-commerce pada Ramadan dan Lebaran tahun ini masih meningkat dibandingkan tahun lalu, meskipun tak merinci angka pertumbuhan.

Kendati demikian, dengan sikap belanja yang lebih selektif, idEA melihat pertumbuhan aktivitas belanja Ramadan-Lebaran tahun ini cenderung lebih moderat.

“Selain adanya pergeseran perilaku konsumen, hal ini juga seiring dengan dinamika perekonomian saat ini,” imbuh Reancy.

Baca Juga: Konsumen Selektif Belanja, Transaksi E-Commerce Jelang Lebaran Tumbuh Moderat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU

[X]
×